Dengan harapan dapat sedikit membantu mengurangi dampak polusi yang ada di dunia maka dilakukanlah kegiatan bakti sosial berupa penanaman pohon bakau di tepi pantai pulau Untung Jawa serta penyerahan bantuan tong sampah kepada pihak pengelola pantai Tanjung Pasir.
Acara yang dilaksanakan pada tanggal 8 Mei 2001 kemarin rupanya cukup menarik perhatian dari para anggota, hal ini terbukti dengan cukup banyaknya peserta di dalam kegiatan ini. Total peserta yang hadir di acara ini sekitar 95 orang dan 32 mobil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Acara dimulai dari berkumpulnya para peserta di meeting point pertama di rest area tol Bintaro β BSD dan dilanjutkan dengan konvoi ke meeting point kedua yang berada di pintu belakang bandara.
Setelah semua peserta berkumpul di dalam barisan konvoy maka para peserta kembali melanjutkan perjalanannya menuju pangkalan TNI β AL di pantai Tanjung Pasir.
Di pantai Tanjung Pasir rombongan peserta FLOCK secara simbolis menyerahkan bantuannya yang berupa tong sampah dan pohon darat untuk dipergunakan di sana.
Setelah selesai acara di pantai Tanjung Pasir rombongan peserta FLOCK pun melanjutkan perjalanannya dengan menumpang kapal ke pulau Untung Jawa.
Di pulau Untung Jawa rombongan FLOCK memutuskan untuk makan siang bersama supaya dapat mempererat suasana kekeluargaan yang selama ini menjadi landasan dari FLOCK.
Acara makan siang bersama pun selesai dan acara kembali dilanjutkan dengan acara penanaman pohon bakau di tepi pantai pulau Untung Jawa. Di sini setiap peserta yang hadir diwajibkan untuk ikut serta menanam bakau bersama keluarganya.
Sebelum menanam, para peserta diberikan penjelasan terlebih dahulu tentang manfaat dan tata cara penanaman pohon bakau dari pihak pengelola pulau Untung Jawa.

Acara penanaman pohon bakau ini pun selesai dengan wajah yang senang di setiap anggota FLOCK.
Rombongan Family Gathering FLOCK pun kembali ke pantai Tanjung Pasir dan pulang ke rumah masing masing dengan perasaan yang penuh dengan kegembiraan.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Ngaku Mau Swasembada Energi, Indonesia Malah Impor Etanol dari AS