60 Persen Perilaku Pengemudi Pengaruhi Konsumsi BBM

60 Persen Perilaku Pengemudi Pengaruhi Konsumsi BBM

- detikOto
Sabtu, 19 Feb 2011 16:24 WIB
60 Persen Perilaku Pengemudi Pengaruhi Konsumsi BBM
Jakarta - Bila selama ini para pengendara selalu menyalahkan konsumsi BBM mobil atau motor boros bahan bakar minyak ternyata itu salah. Perilaku pengemudi yang menentukan irit atau tidaknya konsumsi BBM. Dan 60 persen perilaku pengemudi-lah yang menentukan irit atau tidak konsumsi BBM.

Hal itu diungkapkan Direktur Aftersales PT GM Indonesia, FA. Suwadji Wiryono disela-sela acara Chevy Care 2011 di diler Chevrolet Mampang jalan Mampang Prapatan No 15, Jakarta, Sabtu (19/2/2011).

"Tanpa disadari 60 persen perilaku mengemudi sangat menentukan konsumsi BBM agar lebih irit. 40 persen faktor lain seperti jalan macet, tanjakan dan turunan," kata

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sehingga menurut Suwadji sudah saatnya pengendara mengubah pola mengemudi. Pengemudi harus mengatur emosi ketika berada di jalan dan berupaya mengatur pijakan pedal gas.

"Ubah pola mengemudi. Seperti menjaga putaran mesin di 3.000 rpm," sarannya.

Dengan itu lanjutnya kita tidak lagi mendapatkan konsumsi BBM kendaraan yang boros. Pengemudi harus cermat dengan hal itu. Dan saat ini sudah sepantasnya pengemudi cermat akan hal itu.

"Banyak yang tidak tahu. Nah, maka dari itu rubah pola berkendara dengan lebih bijak," ucap Suwadji.

Chevy Care 2011 dilaksanakan di diler Chevrolet Mampang

Demi kepuasan pengguna Chevrolet di Indonesia, PT GM Indonesia mengadakan Chevy Care ke-2. Tujuan dari acara tersebut untuk menunjukan bahwa GM selaku produsen mobil Chevrolet di Indonesia peduli kepada konsumen.

Lewat acara tersebut juga PT GM Indonesia mengadakan coaching clinic kepada pengguna mobil Chevrolet di Indonesia khususnya pengguna mobil Captiva bertemakan "Chevrolet Gelar Klinik Captiva".

"Klinik ini kami adakan guna menjelaskan lebih jauh teknologi dan fitur Captiva kepada Konsumen kami. Mulai dari penjelasan standar perawatan, memanfaatkan fitur dan megantisipasi kerusakan," ujar Manager Service GM, Rico Lianggi.

Jadi seperti yang dijelaskannya, PT GM Indonesia tidak hanya sekedar meenjual mobil melainkan peduli akan aftersales dan ilmu pengetahuan seperi fungsi ABS dan EBD.

Sehingga pengguna pun tahu seluk beluk tentang mesin dan kinerjanya, merawat emisi serta performa Captiva, kelistrikan dan tips modifikasi aman termasuk penjelasan tentang mengendara aman saat melakukan turing.

Chevy Care 2011 diadakan di 4 diler besar Chevrolet di Jakarta. Dan akan diadakan di seluruh Indonesia. (ikh/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads