berpikir untuk membuat mobil senyaman mungkin. Alasannya menghindari kejenuhan di kala macet dan gersangnya Jakarta.
Salah satunya Muhammad Taufik(21), pengguna Toyota Yaris 2007. Pria yang akrab disapa Siomay itu hanya merombak mobil kesayangannya sesuai fungsionalitas. Jadi komponen tak penting dihindari olehnya.
"Saya tidak suka dengan memodifikasi yang terlalu. Terlebih lagi kalau di
Jakarta mau ngebut kemana, karena macet ada dimana-mana. Terlebih lagi bahan bakar juga mahal jadi saya lebih suka memodifikasi yang tidak mengurangi fungsional dari mobil saya. Karena saya memodifikasi mobil itu untuk kenyamanan," kata Siomay kepada detikOto beberapa hari lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dan agar terlihat gaul, per ulir dipotong. Jadinya mobil agak ceper. Untuk
urusan potong memotong ulir, Siomay menyesuaikan kondisi, kalau enggak mobil jadi tak nyaman digunakan.
Sementara untuk kabin penumpang ia hanya melucuti kulit jok bawaan STD dengan bahan yang lebih nyaman. Dan agar lebih nikmat kala berkendara, ia mempercantik kualitas sound sistem dengan speaker Viva yang dikombinasikan dengan power amplifier consonance.
"Saya mengganti pelek dengan berukuran 16 inci. Selain itu saya mengganti jok dengan menggunakan kulit, kaca film, potong ulir. Dan saya juga menambahkan speaker Viva dengan menggunakan Amplifier consonance agar lebih nyaman dalam mengendarainya," ujarnya.
Dengan konsep minimalis itu, lantas Siomay hanya mengeluarkan dana Rp 26 juta.
(ikh/ddn)

Komentar Terbanyak
Trik Lulus Ujian SIM C biar Nggak Ngulang Terus
Mobil Hybrid Diusulkan Bebas Ganjil Genap, Kamu Setuju?
Montir Ditagih Pajak McLaren Rp 137 Juta, Akal-akalan Pemilik Mobil Hindari Progresif?