Dengan model yang klasik dan berbeda tidak mengherankan banyak bermunculan penyuka mobil ini, hingga menjadi begitu fanatik dan loyal terhadap VW.
Alhasil klub VW menjamur di tengah-tengah masyarakat dan salah satunya adalah PPVW (Pemilik dan Penggemar VW) Yogyakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam siaran pers yang diterima detikOto, Kamis (8/7/2010) dengan tema 'Mencintai VW, Belajar menghargai Sejarah' berarti bahwa dengan mencintai VW, kita juga akan belajar menghargai sejarah, sejarah dalam arti global, bisa sejarah mobil VW-nya, bisa sejarah manusianya, bisa sejarah bangsa dan sejarah apapun.
Dalam event-event yang sudah-sudah, kalau ada pameran mobil biasanya yang menonjol adalah bendanya yang bersifat fashion, kita tidak pernah tahu siapa saja yang berada di balik mobil tersebut sebelum mobil dipamerkan.
Selain itu serangkaian kegiatan yang bisa diikuti oleh masayarakat umum telah disiapkan diantaranya pelayanan kesehatan, aneka permainan (panjat pinang, karaoke, dll) dan pemutaran film juga panggung hiburan, semuanya bisa dikuti tanpa dipungut biaya.
Sementara untuk para pemilik dam penggemar VW kegiatannya antara lain: Reriungan, Kontes dan Pameran, Kompetisi Slalom, Bakti sosial dan touring juga kompetisi Dyno Test. Kompetisi Dyno test adalah sebuah alat untuk menguji kekuatan mesin kendaraan bermotor.
Alat ini merupakan produk Australia yang didatangkan oleh Tiga Dara Group Solo Baru dan untuk pertama kalinya digunakan dalam event Djarum 76 Semarak Mobil Rakyat yang akan digelar oleh PPVW Jogjakarta bersama Jaran Production, dan kompetisi Dyno Test ini merupakan acara yang cukup menarik, karena dyno test kali ini merupakan yang pertama kali ada dalam Jambore VW.
Berkaitan dengan Dyno Test ini bagi Anda yang tertarik untuk menguji kemampuan mesin kendaraan Anda silahkan datang dan mencoba alat ini, karena pada tanggal 9 Juli 2010 dibuka untuk umumΒ dengan biaya Rp 350.000 untuk kendaraan roda empat dan Rp 250.000 untuk moge (motor gede) dari biaya sebesar itu para pemilik kendaraan dapat kesempatan 4 kali running dyno test dengan perincian 3 kali running oleh pemilik kendaraan & 1 kali running olah operator.
Selain itu akan ada juga uji emisi, kerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, uji emisi ini bertujuan untuk mengetahui seberapakah tingkat pencemaran yang ditimbulkan oleh kendaraan dari perserta yang nantinya akan ada penghargaan dan piala dari Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia bagi kendaraan yang memiliki tingkat pencemaran terendah.
Untuk Touring dan Bakti Sosial, direncanakan akan menempuh perjalanan sekitar 50 km melalui jalan-jalan pedesaan dengan pemandangan yang cukup menarik menuju Kaliurang dan selanjutnya akan kembali ke Area Semarak Mobil Rakyat di Stadion Maguwoharjo setelah menanam pohon bersama di area Museum Gunung Merapi dan menyerahkan bantuan pohon penghijauan kepda pemerintah desa setempat.
Jalan pedesaan dimaksudkan karena selain untuk menghindari kemacetan, panitia juga ingin mengenalkan potensi daerah Sleman bagian utara kepada para pemilik dan penggemar VW dari luar kota dan tentu saja juga mengenalkan VW kepada masyarakat desa yang akan dilalui.
Sementara untuk panggung hiburan akan dimeriahkan oleh penampilan beberapa band diantaranya Pro Plus, Joyo Plus, JMC, The Walrus, The Produk Gagal , juga akan ada spesial performance Shaggy Dog.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Merasa Jago Nyetir? Buktikan di Kuis Ujian 'SIM' DetikOto, Ada Hadiahnya!
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan