Sukses tidaknya kampanye ini pun bukan hanya ditentukan oleh seberapa tegas petugas menindak pemilik kendaraan yang nakal, namun juga seberapa besar kesadaran yang dimiliki masyarakat untuk dengan sukarela menguji emisi mobil
mereka.
Kesadaran inilah yang sepertinya ingin ditunjukan oleh komunitas pengguna mobil Honda Freed yang tergabung dalam Honda Freed Owners Indonesia (Hofos) ketika
bersama-sama menguji mobil tunggangan mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Chandra ketika uji emisi bersama di diler Honda di kawasan Permata Hijau,
Jakarta (31/10/2009).
Sebab menurut Andrian setiap pengguna kendaraan motor memang sudah sepatutnya memperhatikan kondisi udara Jakarta yang sudah semakin memburuk.
"Ini harus sukarela, jangan karena dipaksa oleh peraturan," pungkasnya.
Dan hebatnya lagi, semangat ini timbul begitu cepat, padahal komunitas yang memiliki sekretariat di Komplek DPR RI Blok A/59 ini sendiri baru terbentuk pada tanggal 9 Oktober silam atau belum genap satu bulan. Melihat hal itu, tentu semangat ini perlu di apresiasi.
Untuk kampanye kali ini, Hofos pun mengerahkan 8 mobil Honda Freed anggotanya
dari 13 anggota yang saat ini sudah terdaftar serta mengikut-sertakan 12 mobil
dari komunitas pengguna mobil Jazz yakni Genji.
"Kita sangat menghargai semangat komunitas ini, karena itulah untuk uji emisi
setiap anggota komunitas mendapat diskon dengan hanya membayar Rp 25.000 saja,
kalau bukan anggota komunitas biayanya Rp 55.000," papar pengelola diler Honda
Permata Hijau, Nicole Sumali.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Merasa Jago Nyetir? Buktikan di Kuis Ujian 'SIM' DetikOto, Ada Hadiahnya!
Intip Garasi Gubernur Terkaya di RI yang Hartanya Tembus Rp 900 Miliar
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan