Ayah Naik Motor 500.000 km Cari Anaknya yang Diculik, Ketemu 24 Tahun Kemudian.

Ilham Satria Fikriansyah - detikOto
Sabtu, 17 Jul 2021 13:58 WIB
Touring Motor ke Dieng
Ilustrasi touring (Elsid Filemon/d'Traveler)
Jakarta -

Kisah haru yang berujung bahagia datang dari seorang pria asal China. Sudah puluhan tahun ia berkeliling dengan sepeda motor demi menemukan anaknya yang diculik, 24 tahun kemudian upayanya membuahkan hasil.

Kejadian penculikannya terjadi di China Timur pada tahun 1997 silam. Saat itu seorang anak berusia dua tahun bernama Guo Xinzhen diculik orang tak dikenal di dekat rumahnya.

Sang Ayah, Guo Gantang, yang terpukul dengan peristiwa itu tidak diam saja menanti kabar dari polisi. Dia kemudian berusaha mencari sang buah hati sampai berhasil mendapatkannya.

Dikutip dari South China Morning Post, Guo Gantang bersikeras ingin mencari anaknya sampai ketemu. Dia pun rela menghabiskan waktu selama 24 tahun mengendarai sepeda motor berkeliling China untuk bisa bertemu lagi dengan sang anak.

Selama 24 tahun berkeliling China, ia menempuh jarak hingga sejauh 500.000 Km dan telah berganti sebanyak 10 sepeda motor. Total ia mengunjungi 31 provinsi di China kecuali Tibet dan Xinjiang.

Selama perjalanan, ia membawa sebuah pamflet yang dibagikan ke masyarakat dan ditempel ke dinding. Selain itu, ada juga bendera yang berkibar di belakang dengan wajah buah hatinya saat masih bayi serta tulisan anti perdagangan anak.

Usahanya pun tidak sia-sia. Pekan ini Guo Gantang akhirnya bisa bertemu dengan anaknya sendiri setelah menjelajah ratusan ribu kilometer mengelilingi negara China dengan sepeda motor.

Dikutip dari CNN, Pihak polisi di Liaocheng, provinsi Shandong, mengatakan sudah menemukan Guo Xinzhen di tempat tinggalnya di provinsi Henan. Tentunya, sang anak sudah tumbuh dewasa setelah 24 tahun berpisah.

Momen keduanya bertemu memunculkan suasana haru. Hadir juga sejumlah keluarga yang ikut menangis haru setelah salah satu anggota keluarganya berkumpul kembali.

Pihak kepolisian sebenarnya sudah mengumpulkan informasi mulai dari sampel DNA dan darah sejak Guo Xinzhen diculik pada 1997. Namun saat itu teknologi masih terbatas, sehingga kasus ini sulit terpecahkan. Beruntung polisi tidak menutup kasus ini dan terus berlanjut selama 24 tahun lamanya.

Selain itu, pelaku penculikan juga berhasil ditangkap oleh polisi. Diketahui, penculik tersebut merupakan seorang wanita yang tergabung dalam sindikat perdagangan anak bersama mantan pacarnya beberapa tahun lalu.

Cerita tersebut kemudian viral di China selama beberapa tahun hingga diangkat menjadi sebuah film berjudul Lost and Love pada tahun 2015.



Simak Video "Mobil Diesel Nggak Sengaja Isi Bensin, Apa Resikonya?"
[Gambas:Video 20detik]
(din/din)