India Dilanda Tsunami COVID-19, Ratusan Pemotor Berkerumun Antar Jenazah

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Selasa, 18 Mei 2021 11:21 WIB
Ratusan Pemotor Konvoi Antar Jenazah saat Lockdown
Ratusan Pemotor Konvoi Antar Jenazah saat Lockdown. Foto: Istimewa.
Jakarta -

India sedang dilanda tsunami COVID-19. Maharashtra menjadi salah satu negara bagian paling parah yang terkena dampak gelombang kedua pandemi COVID-19 di India. Tapi, masih banyak warga yang keluar rumah dan berkerumun untuk hal-hal yang tidak perlu.

Di kota Pune, setidaknya 200 orang turun ke jalan dalam prosesi pemakaman. Polisi bergerak menangkap para pelanggar ini. Dilaporkan Cartoq, sebanyak 80 orang ditangkap dan sebanyak 40 kendaraan disita.

Polisi menurunkan 15 tim untuk melakukan razia di berbagai lokasi demi menjaring pelaku yang ikut dalam iring-iringan proses pemakaman. Menurut catatan polisi, jenazah yang diantarkan oleh ratusan pemotor itu merupakan seorang kriminal yang tewas pada Sabtu kemarin. Dia tewas ditikam gara-gara sengketa status WhatsApp.

Konvoi roda dua diselenggarakan selama prosesi pemakamannya di dalam kota. Sesuai laporan, lebih dari 125 sepeda motor datang dan berpartisipasi dalam konvoi tersebut. Aksi dimulai dari Dhankawadi hingga pemakaman Katraj. Polisi memperkirakan ada 150 hingga 200 orang yang terlibat kerumunan tersebut.

Sejak India dilanda tsunami COVID-19, pemerintah di sana memberlakukan aturan lockdown. Memasuki kota tertentu harus menyertakan laporan negatif COVID-19.

Lockdown di beberapa negara bagian juga memastikan pembatasan pergerakan orang. Hanya petugas kesehatan dan layanan penting yang diizinkan keluar rumah.

Meskipun pemerintah di sana mengizinkan pergerakan angkutan umum seperti bus, taksi dengan kapasitas 50%, para penumpang harus membuktikan bahwa mereka melakukan pergerakan hanya dengan alasan yang sah. Bahkan jika dengan kendaraan pribadi, mereka perlu menunjukkan alasan yang sah untuk keluar rumah.



Simak Video "Tsunami Corona, Penggali Kubur di India Terpaksa Tak Puasa"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)