Pemudik Dedi Supriadi (55) mengaku bukan karena terpaksa dan tidak ada boks khusus motor. Sangkar burung yang dia gunakan memang untuk membawa burung yang akan dia kasih pada anak tercinta di Rajamandala, Bandung.
"Anak-anak senang burung. Makannya saya bawa burung. Ini burung perkutut sama puter yang ukurannya kecil," jelas Dedi ketika ditemui posko mudik Yamaha di Tajur, Bagor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pantauan detikOto, ada 3 burung di dalam sangkar itu. Tidak ada pakaian yang dibawa Dedi menuju kampung halaman. Dedi pun seorang diri dan dia naik motor dengan sangkar burung di belakang. Dedi berharap tidak ada kendala dalam perjalanannya ke kampung halaman.
"Mudah-mudahan tidak ada apa-apa. Kalau hari biasa dari Tangerang ke Rajamandala Bandung bisa 6 jam, tapi sekarang dari tadi pagi sudah 8 jam perjalanan," sahut Dedi.
Di posko mudik Yamaha, dia mengaku baru selesai servis motor Yamaha Vega 2010. Dedi mengaku senang ada posko mudik Yamaha. Menurutnya membantu perjalannya ke kampung halaman.
"Baru servis, dan ganti spul. Di Tangerang sendirian, istri dan anak-anak di kampung," ucap Dedi yang memiliki usaha di Tangerang itu.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Di Indonesia Harga Mobil Terkesan Mahal, Padahal Pajaknya Aja 40%!
Harga Mobil di Indonesia Terkesan Mahal, Padahal...