Para penjelajah sebaiknya mengadakan perjalanan ke luar negeri selain Indonesia. Jika masuk Indonesia tidak aman, bahkan akan mengeluarkan banyak dana.
Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komunitas Vendetta, M. Yunus di Jakarta, beberapa waktu lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya untuk biker yang mengadakan riding berkelompok sangat tidak baik. Tapi besar kemungkinan untuk single riding bisa, meski harus hati-hati. Soalnya kondisi jalan tidak mendukung.
"Kalau pun ada untuk single rider it's oke tapi untuk group masuk tidak. Pertama masukin motor susah. Kedua, sewa motor enggak ada. Ini kesulitan riding di Indonesia. Jadi banyak kesulitan yang kita hadapi banyak hal kita untuk kita bawa rider dari luar. Padahal teman-teman dari Kuching banyak yang mau coba join dari KL banyak, dari Thalaind juga. Tapi supporting motor enggak ada," ngenas Yunus.
Belum lagi lanjut Yunus, proses administrasi yang jelimet dan banyak pungli yang dilakukan oleh oknum akan menyengsarakan para riders.
"Mereka mau masukin dan kirim motor susah. Bea cukainya susah, protektifnya terlalu ketat. Ini pun saya buat siasat dan lewat Pontianak," pungkasnya.
Tidak hanya itu, kesulitan lainnya yang bakal dihadapi rider berkelompok adalah tidak didukungnya dinas pariwisata. Berbeda dengan negara tetangga seperti Thailand.
"Pemerintah Thailand sangat mendukung program seperti ini. Mereka sangat support pada bikers. Dan juga mereka sekali promosi budaya dan alam mereka," tutup Yunus.
(ddn/ddn)










































