Dilansir Ma'an News Agency, pejabat Kementerian Dalam Negeri Hassan Akashed mengakui bahwa langkah tersebut bertujuan untuk secara langsung mengurangi jumlah sepeda motor, yang ia klaim adalah penyebab utama dari kecelakaan mobil.
Selain itu kementeriannya juga membatasi mobil-mobil tua demi alasan keamanan, polusi dan keindahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan pemerintah setempat baru-baru ini malah melarang wanita mengendarai motor atau menjadi penumpang motor untuk membatasi kecelakaan.
Tekanan pada para pengguna motor di wilayah yang dikuasai Hamas tersebut terjadi setelah dalam beberapa tahun terakhir populasi motor terus berkembang.
Peningkatan populasi motor di Gaza sebenarnya tidak mengherankan. Sebab, di tengah blokade Israel terhadap Gaza, harga suku cadang mobil menjadi tinggi yang membuat biaya pemeliharaan sebuah mobil jadi makin menggila.
Alhasil, popularitas sepeda motor pun meningkat. Bila lima tahun lalu hanya ada sekitar selusin motor di kota itu, kini telah terjadi peningkatan besar.
Sebagian motor saat ini didatangkan dari Mesir yang membuat jumlah sepeda motor di Gaza telah tumbuh menjadi sekitar 15.000 pada tahun 2010.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?