"Antara komunitas dan geng motor itu sulit dibedakan jika di jalanan. Mereka membaur satu sama lain. Ada yang anak geng motor, tapi dia ikut juga komunitas, jadi mereka sulit dibedakan," kata Advertising & Promotion Manager Marketing Division PT Wiraswasta Gemilang Indonesia, Ivan Rastianto di sela-sela pelatihan safety riding di gedung Koni jalan Tanah Abang I, Jakarta, Sabtu (21/4/2012).
Menurutnya geng motor sangatlah tertutup sehingga sulit dibedakan. Namun pada dasarnya Ivan mengungkapkan jika kita benar-benar teliti, antara komunitas dan geng motor itu sangatlah berbeda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebenarnya mereka itu berbeda. Ada beberapa hal yang membedakan mereka. Kalau komunitas banyak positifnya," imbuh Ivan.
Pria yang akrab disapa Ivan itu pun menuturkan, sangat ini dirinya iba pada seluruh komunitas dan club motor di Indonesia. Pasalnya karena aksi brutal geng motor, citra komunitas dan club motor tercoreng.
"Saya kasihan melihat anak komunitas dan club. Citra mereka buruk gara-gara aksi geng motor. Mereka (komunitas) lebih kepada hal-hal positif," kicaunya.
Promotion Manager Marketing Division PT Wiraswasta Gemilang Indonesia selaku produsen pelumas Evalube itu kini cukup gencar merangkul komunitas motor di Jakarta.
Akan tetapi seperti yang dijelaskan Ivan, pihaknya sangat selektif dalam memilih pengendara motor untuk gabung dalam setiap event Evalube. Tujuannya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
"Kita saat ini sangat hati-hati dalam memilih komunitas motor, takutnya ya itu tadi," tutup Ivan.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Prabowo Minta Potongan Ojol di Bawah 10%: Kalau Tak Mau, Jangan Usaha di RI
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Pelajaran dari Oknum TNI Lawan Arah, Ngamuk Gebrak Ambulans