Kelakuan Pengendara di Negeri Tetangga, Ban Belakang Diganjal Biar Bensin Full

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Kamis, 12 Mei 2022 14:59 WIB
Isi Bensin biar Full sampai Ganjal Ban Belakang
Foto: Isi Bensin biar Full sampai Ganjal Ban Belakang (Facebook SG Road Vigilante)
Jakarta -

Pengendara dari Singapura menyerbu Malaysia untuk beli bahan bakar minyak (BBM). Sebabnya, BBM di Malaysia cenderung lebih murah. Untuk mendapatkan BBM lebih banyak, pengendara itu sampai mengganjal ban belakang mobilnya.

Beberapa pemilik kendaraan memang ingin mengisi BBM sampai tangkinya benar-benar penuh. Ada yang menggoyang-goyangkan mobilnya yang dianggap agar BBM mengisi celah terkecil di tangki, hingga baru-baru ini di Malaysia ban belakang mobilnya diganjal.

Beberapa waktu lalu, pengendara Singapura juga mengisi BBM di Malaysia dengan mendongkrak ban belakang mobilnya. Alasannya sama, agar tangki benar-benar terisi penuh.

Belum lama ini kejadian serupa kembali terjadi. Baru-baru ini, sebuah mobil Honda Freed dengan plat nomor Singapura tertangkap kamera menggunakan ganjalan untuk sedikit memiringkan mobil dalam upaya memaksimalkan konsumsi bahan bakarnya.

Sebuah gambar kejadian yang diduga terjadi di sebuah pompa bensin di Johor Bahru ini viral setelah dibagikan di grup Facebook SG Road Vigilante.

Meskipun tidak diketahui apakah ganjalan itu milik SPBU atau pemilik mobil, beberapa warganet mengkritik pengemudi Singapura karena melakukan praktik semacam itu.

"Kepada pemilik mobil, jika biaya bensin benar-benar membebani Anda, saya akan menyarankan Anda untuk melepaskan kepemilikan mobil itu," kata seorang pengguna Facebook.

Dikutip Paultan, mengisi BBM sampai benar-benar penuh justru malah menimbulkan efek negatif. Pertama, pengisian yang berlebihan dapat merusak mobil karena dapat membebani Evaporative Emission System (EVAP) yang dirancang untuk menyimpan dan membuang uap bahan bakar sebelum dilepaskan ke atmosfer.

"Pengisian yang berlebihan dapat menyebabkan bahan bakar cair masuk ke tabung arang (atau filter karbon) EVAP, yang dirancang hanya untuk uap, merusaknya dan berpotensi merusak bagian lain dari sistem, yang mengakibatkan biaya perbaikan yang cukup mahal," sebutnya.



Simak Video "Hati-hati! Menggoyangkan Mobil Saat Isi BBM Ternyata Berdampak Buruk"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)