Selasa, 11 Jun 2019 12:34 WIB

Waduh, Nenek Ini Ketinggalan Mobil Anaknya Saat Mudik

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Foto: Dok. kulihatlangitbiru.com Foto: Dok. kulihatlangitbiru.com
Kuala Lumpur - Tradisi mudik menjelang hari raya Idulfitri tak hanya dilakukan masyarakat Indonesia. Di negeri tetangga, Malaysia, tradisi mudik ke kampung halaman selama libur Lebaran juga kerap dilakukan.

Di Malaysia, arus lalu lintas menjelang hari raya juga dipadati warganya yang pulang kampung. Bahkan sering menyebabkan kemacetan berjam-jam saat musim mudik di sana.

Namun, ada cerita unik dalam momen pulang kampung di hari raya di Malaysia. Ada seorang pengendara yang tak sadar meninggalkan orang tuanya di rest area setelah melaju hampir 200 km.



Diberitakan NST, seorang pria di Malaysia berpergian bersama keluarga dari Bukit Payong, Kuala Terengganu menuju Kuala Lumpur. Di dalam mobil ada dia, istrinya, dan ibunya yang berusia 73 tahun.

Di jalan tol, mereka mampir ke rest area karena sang istri ingin ke toilet. Selama istrinya ke toilet, pria itu tetap di dalam mobilnya dan tertidur, ibunya juga masih berada di dalam mobil.

Namun, ibunya yang sudah tua itu tanpa sepengetahuannya turun dari mobil untuk ke toilet juga. Pria itu tak sadar ibunya keluar dari mobil.



Setelah istrinya kembali ke mobil, pria itu terbangun dan segera melanjutkan perjalanan. Sayangnya, dia masih tidak sadar bahwa ibunya tertinggal di rest area.

Di rest area, ibunya kaget karena tak ada mobil putranya di lokasi semula. Nenek berusia 73 tahun itu kemudian meminta bantuan kepada orang-orang di sekitar. Satu setengah jam kemudian, wanita tersebut menarik perhatian anggota Departemen Transportasi Jalan yang sedang berpatroli. Kemudian nenek itu dibawa ke kantor polisi Bukit Besi.

Sementara anaknya baru sadar bahwa ibunya tertinggal setelah melaju sejauh 196 km. Ketika itu, ia berhenti di rest area berikutnya untuk makan siang, dia baru menyadari tak ada ibunya di dalam mobil.

Kepada polisi, wanita tua itu menjelaskan ciri-ciri putrinya yang lain yaitu seorang guru di sebuah sekolah di Bukit Payong. Polisi kemudian menghubungi putrinya agar segera ada yang menjemput ibunya. Di sisi lain, anaknya yang mengendarai mobil kemudian putar balik menjemput ibunya yang tertinggal.

"Warga lanjut usia itu dibawa kembali ke rumah putrinya di Bukit Payong ketika putranya beserta istri berputar arah untuk menjemputnya. Kami memberi tahu putrinya tentang apa yang terjadi, dan seorang cucu akhirnya muncul untuk menjemput nenek tersebut sekitar pukul 12.30 malam," kata Kepala polisi Dungun Inspektur Baharudin Abdullah. (rgr/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed