Selasa, 26 Des 2017 17:16 WIB

Polisi Hampir Tilang Mobil Kepresidenan Singapura

Ruly Kurniawan - detikOto
Polisi Hampir Tilang Mobil Kepresidenan Singapura Foto: Pool (Channelnewsasia)
Jakarta - Mobil Presiden Singapura, Halimah Yacob, hampir mendapatkan surat tilang. Aduh, kok bisa ya Otolovers?

Seperti dikutip thestar, Selasa (26/12/2017), mobil rombongan Presiden Singapura itu ditegur oleh polisi lalu lintas, karena menunggu di tempat terlarang. Fotonya pun viral setelah beredar di media sosial. Dalam foto itu, seorang polisi lalu lintas berbicara dengan seorang sopir mobil Mercedes-Benz putih bernomor polisi SEP 1.

Perlu diketahui, SEP ialah kepanjangan dari 'Singapore Elected President' yang berarti secara resmi mobil tersebut adalah angkutan utama dari priseden Singapura tersebut.

Dalam rilis pers, SPF atau kepolisian Singapura, membenarkan peristiwa itu. Petugas terkait, saat itu sedang menjalankan patroli rutin di sepanjang Prinsep Street (pukul 13.00 - 18.00). Lalu, petugas itu melihat mobil Presiden, parkir di garis larangan parkir.

Petugas itu kemudian menegur sopir, agar tidak parkir di tempat tersebut. Bila tidak, tilang akan dikenakan yakni senilai 70 dolar Singapura (RM212) atau setara dengan Rp 700 ribuan.

"Sopir itu kemudian mengatakan bila dia sedang menjemput Presiden. Tak lama, presiden sampai dan mobil itu meninggalkan lokasi. Tidak ada tilang yang dikenakan," ujar juru bicara kepolisian Singapura.

Tim pengawal presiden Singapura, atau Police Security Command (SecCom), menyebut, mereka punya prosedur dalam memberi pengawalan kepada presiden. Salah satunya, memarkir mobil di titik terdekat yang bisa dijangkau presiden.

Nah, mobil pun terpaksa diparkir di tempat tadi, meskipun ada tanda larangan parkir. Meski demikian, pihak otoritas lalu lintas Singapura bergeming dengan alasan dari tim pengawal Presiden. (lth/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com