Ada tren baru yang patut menjadi perhatian produsen mobil saat ini. Remaja terutama mereka yang berusia 17 tahun kian malas untuk belajar menyetir.
Dikutip dari HonstJhon.co.uk, terdapat penurunan yang signifikan dari minat anak muda untuk belajar mengemudi. Driver and Vehicle Licensing Agency (DVLA) mencatat sejak tahun 2007-200808 angka peserta ujian tes mengemudi kategori usia 17-tahun turun sebanyak 100.000 orang.
Sementara jumlah keseluruhan anak muda berusia di bawah 25 tahun yang belajar mengemudi turun sebesar 20 persen. Hal ini menyebar di seluruh Inggris.
Inggris Tenggara, East Sussex menjadi daerah dengan rata-rata penurunan peserta ujian tes mengemudi untuk para remaja terbesar dengan penurunannya sebanyak 61%. Sementara di Bristol, penurunan ini cukup signifikan sebesar 45%, disusul oleh Cambridgeshire dan Vale of Gramorgan yang berada di peringkat ketiga dengan penurunannya sebesar 40%. Worcesthershire juga mengalami penurunan sebesar 39%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara keseluruhan biaya asuransi naik 8 persen di kuartal pertama tahun 2017. Selain tingginya biaya asuransi, pengendara muda juga harus membayar SIM dengan harga yang mahal di Inggris. Total mereka harus membayar 1.529 poundsterling (Rp 26 juta) untuk mendapatkan surat izin mengemudi. Dia pun harus mendapatkan kartu izin mengemudinya dengan 47 jam belajar bersama pelatih profesional.
"Sederhananya, para remaja dihargai tanpa harus mengemudi. Sepuluh tahun yang lalu, remaja yang baru saja menginjak 17 tahun langsung sesegera mungkin untuk mendapatkan surat izin mengemudi mereka. Tapi sekarang, kebanyakan anak muda ini tidak berminat untuk itu," ungkap onest John's Managing Editor Daniel Powell soal fenomena di Inggris ini.
Bagaimana dengan di Indonesia? (ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Viral Istri Ketinggalan di Rest Area saat Mudik, Diantar Polisi Naik Moge
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Provinsi Ini Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Asalkan Bukan buat Pamer