Menurut warga negara Indonesia yang telah lama tinggal di Inggris Muhammad Yusuf Arifin, selain berbeda dengan ketertiban berkendara saat di jalanan, tanda-tanda saat berkendara juga berbeda.
"Saat aku ingin mendahului kendaraan lain, kendaraan di depan aku memberikan lampu dim. Aku langsung mengambil jalan tersebut, ternyata kendaraan di depan ku tidak memberi jalan dan aku langsung dimarahi," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Inggris, lanjut Yusuf menceritakan, lampu dim digunakan pengendara untuk memberikan jalan kepada pengendara yang ingin berkendara lebih dulu. Setelah melewati kendaraan yang dilewati, pengendara langsung memberikan tanda lampu hazard dua kali.
"Jadi setelah kita melewati kendaraan lain, kita memberikan tanda lampu hazard dua kali. Sebagai ungkapan terima terima kasih karena kita diizinkan mendahuluinya," ujarnya.
Hal ini mirip seperti di Jepang, ketika pengendara mobil lain menyalip, maka si penyalip tadi akan memberikan lampu hazard berkedip beberapa kali sebagai ucapan terima kasih.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Digugat ke MK, Pengendara yang Merokok Diminta Dicabut SIM-nya
Modal Peluit, Jukir Liar di Minimarket Bisa Dapet Rp 9 Juta/Bulan