Pria Ini Perbaiki Mobil Hybrid dengan Harga Lebih Murah daripada Toyota

Pria Ini Perbaiki Mobil Hybrid dengan Harga Lebih Murah daripada Toyota

- detikOto
Jumat, 20 Feb 2015 11:29 WIB
Pria Ini Perbaiki Mobil Hybrid dengan Harga Lebih Murah daripada Toyota
Washington - Membeli mobil hybrid bekas memang tidak seperti membeli mobil baru. Soalnya, kita tinggal menunggu kapan sistem hybridnya seperti baterai mobil mengalami kerusakan. Hal itulah yang dirasakan oleh salah seorang pria pengguna Toyota Camry Hybrid.

Seperti dilansir Carscoops, Jumat (20/2/2015), sekitar dua minggu lalu pria ini membeli Toyota Camry Hybrid model 2010 bekas tanpa garansi.

Ia memacu mobil itu ke rumahnya saat semua lampu peringatan di dashboard-nya menyala. Awalnya, ia berpikir lampu itu hanyalah peringatan kerusakan sepele.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal itu dinilai karena peringaatan β€œCheck Hybrid System” tidak menyala bersamaan dengan indikator β€œCheck Engine”. Namun ternyata, setelah dicek, lampu-lampu peringatan itu bisa menyalakarena baterai yang sudah rusak.

Untuk mengganti baterai itu, bengkel resmi Toyota membanderolnya sebesar US$ 4.456 atau sekitar Rp 57 jutaan. Mahal ya.

Untungnya, pemilik Camry Hybrid ini adalah seorang tukang listrik berpengalaman. Ia juga sudah sering berkutat dengan baterai mobil hybrid.

Setelah baterainya dicek, ternyata masalahnya sepele. Konektor tembaga di baterai itu perlu dibersihkan.

Soalnya, tembaga itu dalam keadaan berkarat. Satu-satunya masalah adalah pada tembaga yang karatan itu. Semua sel baterai menunjukkan tegangan normal ketika diuji.

Untuk memperbaikinya, pria ini cukup dengan menghilangkan karat tersebut tanpa harus mengganti paket baterai yang super mahal itu. Ia hanya membersihkan karat dengan merendam konektor dalam larutan cuka selama 34 jam.

Selanjutnya, ia menggosok konektor itu sehingga karatnya rontok. Kemudian ia meletakkan konektor ke dalam air dan baking soda.

Saat proses itu selesai dilalui, ia kemudian menyimpan lagi paket baterai kembali ke dalam mobilnya. Alhasil, Camry Hybrid miliknya kini bisa berjalan dengan baik.

Hal itu dinilai lebih efisien ketimbang harus mengganti keseluruhan paket baterai yang dibanderol mahal. Apalagi jika baterai bekas itu harus dibuang yang akan menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan. Tapi ingat, pria yang tidak disebutkan ini tidak merekomendasikan melakukan hal ini bagi orang yang tidak mengerti baterai.

(rgr/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads