Subaru Motor Image kembali menggelar lomba yang unik, ketahanan memegang mobil dengan satu tangan selama berhari-hari atau yang dikenal dengan Subaru Palm Challenge. Penyaringan kontestan di Indonesia sudah berakhir dan Subaru sudah menemukan 10 kontestan.
Dalam siaran pers Subaru, pada Sabtu, 20 September 2014 kemarin, ada 10 finalis yang akhirnya mampu bertahan selama 11 jam dan 03 menit dari panasnya terik matahari dan hujan di Area Outdoor Indonesia International Motor Show (IIMS) di JI Expo Kemayoran, dalam pertarungan memperebutkan hadiah final sebuah Subaru XV STI Performance Edition terbaru.
Acara ini dimulai di Sabtu pagi dengan lebih dari 120 peserta terdaftar untuk tantangan ini. Respons yang luar biasa diberikan oleh ratusan pendukung dan publik yang melintas dan memilih tinggal untuk menyaksikan acara tersebut, menjaga semangat kontestan tetap tinggi di sekitar area kompetisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kesepuluh finalis tersebut akan berangkat gratis untuk berpartisipasi dan mewakili Indonesia pada babak final Subaru Challenge - The Asian Face-Off ke Singapura pada 8 November 2014 mendatang.
Nama dari kesepuluh finalis tersebut adalah:
- Sugeng Priyanto
- Eriq Saudian
- Yan Permadi
- Jumena
- Antony Julyanto
- Yoppie Mamit Slamet
- Aris S. Utama
- Alexius H.
- Frendi Salim
- Galih Sukma Perdana
Yang baru di tahun ini, hadiah spesial akan diberikan kepada satu orang finalis yang layak mendapatkannya, yakni kesempatan untuk membawa satu orang anggota keluarga atau teman bersama-sama ke Singapura dan memberikan dukungannya kepada finalis tersebut.
Mereka akan bergabung besama dengan finalis dari sembilan negara lainnya, termasuk Singapura, untuk bertarung memperebutkan hadial utama, sebuah mobil Subaru (Subaru XV STI Performance Edition).
Adalah Jumena, 34 tahun merupakan salah satu dari sepuluh peserta tertangguh yang akan berangkat ke babak final di Singapura. Pria asal Jakarta ini ternyata sudah mengikuti kompetisi Subaru Palm Challenge untuk yang ketiga kalinya, berturut-turut sejak tahun 2012.
"Tahun ini agak berbeda, ternyata peserta Indonesia yang lolos ke Singapura beberapa juga seperti saya, sudah mengikuti kompetisi ini beberapa tahun sebelumnya. Jadinya akan lebih seru dan persaingan utama untuk mendapatkan Country Winner akan lebih sengit," ujarnya.
Pada babak grand final, para kontestan tingkat regional juga akan berkesempatan memenangkan hadiah uang tunai jika keluar sebagai Country Winner (diberikan kepada orang terakhir yang bertahan dari setiap negara), Asian Winner (diberikan kepada orang terakhir dari seluruh negara tingkat regional kecuali Singapura) dan sebuah hadiah Country Team diberikan untuk negara yang bertahan paling akhir (dihitung berdasarkan jumlah total waktu dari semua anggota tim).
"Cuaca memang menjadi salah satu faktor yang menentukan, karena stamina dan mental sangat diuji dalam tantangan Subaru tahun ini. Panas kita tahan. Hujan kita terimaβ ujarnya, melalui wawancara selesai pertandingan.
Untuk mempersiapkan diri menaklukkan tantangan ini, pria yang sehari-harinya adalah karyawan di salah satu perusahan swasta di Jakarta mengaku berlatih stamina dan fisiknya dengan lari setiap hari dalam seminggu sebelum tantangan berlangsung, walau sebelumnya ia rutin lari setiap minggunya.
Ini merupakan kali keenam Subaru Palm Challenge diselenggarakan di Indonesia. Konsep acara ini berasal dari kontes adu ketahanan yang pertama kali diselenggarakan di Singapura pada 2002 dengan hanya menggunakan 3 mobil dan diikuti oleh 120 kontestan.
Dan selama beberapa tahun belakangan, acara ini telah berkembang menjadi sebuah acara yang menggunakan 10 mobil dengan diikuti oleh 400 kontestan.
Tahun lalu, terdapat 90 kontestan dari beberapa negara sekitar β Kamboja, Cina, Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Filipina, Taiwan, Thailand dan Vietnam β berpartisipasi dalam laga final di Singapura.












































Komentar Terbanyak
Prabowo Mau Buka Pabrik Mobil di RI: Kenapa Kita Jadi Pasar Mobil Orang Lain?
BBM Shell Kosong, Bahlil: Negara Nggak Cuma Ngurus 1 Kelompok!
Sindir Mobil Gubernur Rp 8 M, Prabowo: Mobil Presiden Saja Rp 700 Juta