Choi Jun Won, warga Seoul mengutarakan kondisi ini bukan karena masyarakat di sana anti produk Jepang karena terkait histori antara Jepang-Korea.
Mobil Jepang jarang terlihat di Seoul karena mobil buatan Korsel jauh lebih murah namun sudah ditopang teknologi canggih.
"Orang Korea lebih baik pilih Hyundai atau KIA. Mobil Korea (Hyundai dan KIA) lebih murah dari mobil Jepang. Murah, teknologi mesin dan fiturnya sudah baik. Karena itu orang Korea pilih mobil Korea," kata pria ini yang menjadi pemandu wisata di Seoul, Rabu (14/5/2014).
"Ini bukan karena sentimen produk dan rasa nasionalisme mereka. Bukan karena itu," lanjut Jun.
Jun menjelaskan pilihan orang Korea pada mobil racikan Korea sendiri sudah terjadi sejak lama. Pilihan jatuh pada model-model city car, hatchback, sedan bahkan kendaraan jenis SUV.
Tidak hanya model baru, mobil Korea model-model lawas juga masih tampak bagus kondisinya. Orang Korea terlihat apik merawat kendaraan pribadinya.
Beberapa tahun belakangan, Korea memang gencar mengembangkan produk kendaraan mereka. Mulai dari teknologi mesin, fitur-fitur terbaru hingga sistem keamanan harus standar keamanan mobil-mobil Eropa.
Nah, di sisi lain nasib mobil asal Jepang ternyata tidak seberuntung mobil asal Eropa yang masih bisa ditemui di setiap ruas jalan Seoul.
Mobil-mobil Eropa yang tampak memenuhi ruas jalan Seoul adalah merek Mercedes-Benz, BMW, MINI Cooper, Land Rover bahkan beberapa mobil asal Amerika Serikat Jeep, Dodge, Chrysler.
"Ada mobil Jepang tapi sedikit. Selain mobil Korea sendiri, orang Korea juga lebih memilih mobil Eropa," imbuh Jun
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk