Dalam penelitian itu, banyak pengendara muda merasa pelajaran mengemudi gagal untuk membuat mereka merasa siap berkendara sendiri di jalan dengan 29 persen diantaranya masih mereka mereka tidak layak untuk mengemudi sendirian meski mereka sudah memiliki SIM.
Responden yang berusia antara 18-30 tahun ini 24 persennya juga merasa kalau kecelakaan seharusnya bisa dicegah jika mereka menghabiskan lebih banyak waktu untuk belajar mengemudi.
62 Persen sadar dan mendukung adanya masa belajar minimum seseorang sebelum diperbolehkan bebas berkendara sendirian.
Survei yang melibatkan 2.000 responden berusia 18-30 tahun di Inggris ini juga menunjukkan bahwa 21 persen pengendara muda ini menghindari jalan raya setelah lulus tes uji SIM.
Bahkan 14 persen diantaranya masih menganggap diri mereka belum siap untuk mengemudi meski mereka sudah punya SIM.
Selain itu, 29 persen responden merasa mereka tidak siap untuk mengemudi di malam hari, 21 persen responden menganggap pelajaran mengemudi tidak mempersiapkan mereka untuk mengemudi dengan penumpang, 19 persen menghindari pusat-pusat kota dan 14 persen tidak bisa mengemudi saat hujan.
Sebanyak 18 persen responden mengakui kalau mereka lulus tes mengemudi setelah menghabiskan tiga bulan atau kurang waktu belajar dan 50 persen lulus dalam waktu belajar enam bulan atau kurang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami akan mendukung ide yang memungkinkan pengendara yang belajar ke jalan raya dengan instruktur mengemudi terlatih dan juga masa belajar minimal," katanya seperti dikutip dari The Independent.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Kenapa BGN Beli Motor Listrik yang Belum Jelas Dealer-nya?