Angka yang sensasional tersebut dilaporkan oleh Texas A&M Transportation Institute dalam Annual Urban Mobility Report.
Pada tahun 2011 rakyat Amerika tercatat 5,5 miliar jam bergulat dengan kemacetan, kerugian yang diderita warga pun tidaklah kecil yakni diperkirakan mencapai US$ 121 miliar atau sekitar Rp 1.170 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Angka itu selain untuk membayar lebih banyak bensin termasuk dana yang lebih besar untuk pemeliharaan kendaraan serta potensi pendapatan ekonomi yang berkurang karena terlalu banyak waktu yang terbuang percuma.
Laporan ini menganalisis 498 daerah perkotaan dan juga membuat sepuluh kota dengan lalu lintas paling padat di AS yang meliputi Washington, Los Angeles, San Francisco-Oakland, New York-Newark, Boston, Houston, Atlanta, Chicago, Philadelphia dan Seattle.
Selain itu, laporan ini juga merekomendasikan kepada para pengendara untuk mengatur kembali perkiraan perjalanan mereka agar tepat waktu karena bila butuh waktu antara 38-95 menit untuk perjalanan yang di masa lalu hanya membutuhkan waktu 20 menit.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Provinsi Ini Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Asalkan Bukan buat Pamer
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?