Dalam sebuah survei baru yang dilakukan Consumer Reports National Research Center di Amerika Serikat terungkap kalau para pengemudi muda yang berumur 16-21 tahun sadar akan hal itu.
Dalam sebulan belakangan saat survei dilakukan setengah dari responden mengakui kalau mereka menggunakan ponsel mereka untuk memanggil atau menerima panggilan.
Dan sekitar 30 persennya mengaku telah mengirim SMS saat masih mengemudi.
Ketika para responden ditanya bagaimana kelakukan teman-teman mereka saat mengemudi, maka jumlahnya bahkan jauh lebih mengejutkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika ditanya apakah orang tua mereka melakukan hal yang sama saat berkendara, maka 50 persen responden mengakui kalau orang tua mereka berbicara di ponsel saat mengemudi dan 26 persennya melihat ponsel mereka untuk mengirim atau menerima SMS.
Saat ditanya apakah mereka sadar kalau menggunakan ponsel untuk memanggil atau menerima panggilan ketika berkendara adalah kegiatan yang berbahaya, 63 persen responden ternyata beranggapan itu memang sangat atau agak berbahaya.
97 persen responden bahkan sebenarnya sadar kalau mengirim dan membaca SMS serta e-mail ketika mengemudi adalah hal yang juga membahayakan dengan 98 persen sadar kalau menggunakan aplikasi atau berselancar di internet adalah sesuatu yang sama bahayanya.
Namun, kabar baiknya adalah ada beberapa tindakan yang diambil. Hampir setengah mengatakan mereka telah meminta seseorang untuk berhenti menggunakan telepon karena mereka takut dengan keselamatan mereka, dan 74 persen telah mengurangi atau berhenti melakukan perilaku tersebut karena kekhawatiran konsentrasinya saat mengemudi terganggu.
Kecelakaan mobil sendiri di Amerika adalah penyebab kematian nomor satu untuk remaja di Amerika yang disebabkan karena minimnya pengalaman mereka di belakang kemudi dan cinta pada teknologi mobile.
Kombinasi berbahaya itulah yang pada tahun 2010 membuat 11 persen remaja meninggal dalam kecelakaan karena konsentrasi mereka terganggu.
(ddn/ddn)










































