Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Universitas Buffalo, seperti dilansir autoblog, Senin (7/5/2012) menunjukkan bahwa semakin besar tubuh pengendara, maka semakin besar pula risiko tewas akibat cidera yang diderita selama kecelakaan.
Dalam penelitian sebuah kecelakaan fatal, orang gemuk memiliki risiko kematian sebanyak 21 persen. Angka itu makin meningkat menjadi 56 persen pada orang dengan badan super gemuk.
"Tingkat keparahan dan pola kecelakaan tergantung pada interaksi yang kompleks dari faktor biomekanik, seperti perlambatan kecepatan saat bertabrakan, penggunaan seat belt dan airbag serta tipe dan berat kendaraan, juga jenis benturan," kata Profesor Fakultas Kedokteran Universitas Buffalo, Dr Dietrick Jehle.
Dengan populasi orang gemuk yang semakin banyak khususnya di Amerika, produsen mobil pun diharapkan mulai melakukan pengujian peralatan keselamatan dengan dummie atau boneka bertubuh besar.
"Tingkat obesitas terus meningkat, sehingga sangat penting bahwa desain mobil yang telah dimodifikasi untuk melindungi penumpang/pengendara obesitas, dan bahwa tes kecelakaan yang dilakukan dengan menggunakan berbagai ukuran dummy," tegas Jehle.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Prabowo Mau Buka Pabrik Mobil di RI: Kenapa Kita Jadi Pasar Mobil Orang Lain?
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Prabowo Sebut Semua Mobil-motor Bakal Pakai Listrik, Orang Kaya Isi Bensin