Ada satu orang yang tewas akibat kecelakaan yang disebabkan oleh menggunakan ponsel dari setiap 11 orang yang tewas di jalanan Amerika.
Badan Keselamatan Lalu Lintas dan Jalan Raya Amerika atau National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) menjelaskan kalau mengurangi kecelakaan fatal yang disebabkan oleh menelepon dan SMS bisa sulit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, meski menemukan kenyataan pahit terkait kebiasaan menggunakan ponsel ketika mengemudi itu, NHTSA juga menemukan 'kabar gembira'. NHTSA mengatakan bahwa tahun lalu 'hanya' ada 32.885 orang yang tewas akibat kecelakaan di jalan, 10.228 orang diantaranya tewas akibat mengemudi sambil mabuk.
Angka tersebut merupakan angka terendah sejak tahun 1949. Namun tetap saja, itu adalah nyawa manusia, nyawa manusia yang melayang di jalan dan tetap saja membuat miris.
NHTSA lalu juga mengungkapkan kalau total seluruh perjalanan pengemudi di Amerika diperkirakan menyentuh angka 46 miliar mil atau sekitar 74 miliar kilometer, naik 1,6 persen dibanding 2009.
Dengan kombinasi angka kematian yang lebih sedikit dengan jarak perjalanan yang lebih panjang pada 2010, maka persentase kematian di jalan adalah 1,1 kematian per 100 juta km, turun dari 1,15 di 2009.
"Meskipun kami harus lebih bekerja untuk terus melindungi pengendara Amerika, angka-angka ini menunjukkan bahwa kita sedang membuat kemajuan bersejarah ketika keselamatan di jalan raya bangsa kita meningkat," kata Menteri Transportasi Ray LaHood seperti detikOto kutip dari USA Today, Senin (12/12/2011).
(syu/ddn)










































