Namun tahukah Anda, sebagian besar korban kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Indonesia melibatkan masyarakat menengah ke bawah.
"Angka yang sangat mencengangkan, setelah kita melakukan pemetaan angka paling tinggi dari masyarakat menengah ke bawah atau berpendapatan sedang," kata Gede Yulian Yogaditha, National Consultant for Injury dari WHO Indonesia disela-sela acara "I Wanna Get Home Safely 2011" di Pisa Kafe, Jakarta, Rabu (30/11/2011) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saudara-saudara kita tewas karena korban kecelakaan. Ini sekedar statistik, jangan sampai ini terulang. Kita harus berubah. Itu semua karena tidak peduli sesama pengguna jalan," ucapnya.
Karena itu ia pun menghimbau kepada pemerintah agar serius menanggapi kejadian tersebut dengan membawa hal ini ke tingkat yang lebih tinggi, serta mendeklarasikan keselamatan jalan untuk jangka waktu lebih lama.
"Jadi membawa isu ini ke tingkat yang lebih tingggi. Pemerintah kita harap serius masalah ini. Selain itu masyarakat juga harus sadar hal ini," tutupnya.
(ikh/ikh)











































Komentar Terbanyak
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak
Wujud Mobil Keciduk Isi BBM Subsidi Berulang dalam Sehari, Pakai QR Code Beda-beda
Usulan Biar Pemprov DKI Tetap Dapat Pemasukan meski Pajak EV Rp 0