Imbas Serangan AS ke Venezuela, Toyota Perintahkan Pegawai Kerja dari Rumah

Imbas Serangan AS ke Venezuela, Toyota Perintahkan Pegawai Kerja dari Rumah

Luthfi Anshori - detikOto
Rabu, 07 Jan 2026 12:38 WIB
Imbas Serangan AS ke Venezuela, Toyota Perintahkan Pegawai Kerja dari Rumah
Imbas serangan Amerika Serikat ke Venezuela, Toyota perintahkan pegawai kerja dari rumah. Foto: Reuters/Mario Anzuoni
Jakarta -

Toyota telah menginstruksikan pegawainya di Venezuela bekerja dari rumah sementara waktu menyusul serangan militer pemerintahan Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump. Seperti diketahui, pada akhir pekan kemarin terjadi serangan besar-besaran ke Venezuela oleh AS untuk menculik Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, dilanjutkan memindahkan mereka ke New York untuk diadili.

Mengutip Automotiveworld, Toyota mengonfirmasi jika semua staf ekspatriat dan keluarga mereka tetap aman, meskipun tak mengungkapkan jumlah total karyawan yang terkena dampak arahan kerja jarak jauh tersebut.

Toyota lebih lanjut mengklarifikasi bahwa kesepakatan tersebut tidak memengaruhi penjualan atau operasional produksi, meskipun perlu dicatat, bahwa hal tersebut telah terdampak oleh kondisi ekonomi lokal dan sanksi selama bertahun-tahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Sebelumnya pabrik Toyota Venezuela di Cumana telah menghadapi gangguan operasional berulang kali. Pabrik yang memproduksi Corolla itu kini hanya membuat ratusan kendaraan per tahun, setelah pada tahun 2020 operasionalnya sempat dihentikan sementara karena pandemi Covid-19.

Sementara itu ekspor Jepang ke Venezuela mencapai USD 69,41 juta pada tahun 2024, mewakili pertumbuhan 16,1% dari tahun sebelumnya, dengan kendaraan penumpang, truk, dan komponen otomotif menyumbang porsi terbesar dari perdagangan, menurut Organisasi Perdagangan Luar Negeri Jepang. Impor dari Venezuela, terutama biji kakao dan aluminium, meningkat 13,9% menjadi USD 15,47 juta selama periode yang sama.

Perusahaan-perusahaan Jepang lainnya yang memiliki ketergantungan pada rantai pasokan Venezuela juga memantau perkembangan ini dengan cermat. Produsen makanan Meiji, yang menggunakan biji kakao Venezuela dalam beberapa produknya, mengonfirmasi bahwa tingkat persediaan yang cukup akan mencegah gangguan pasokan, sementara Mitsubishi, Itochu, dan Mitsui melaporkan tidak ada dampak pada operasi mereka.

Pabrik Toyota di Cumana telah beradaptasi dengan kondisi penuh tantangan dalam beberapa tahun terakhir dengan beralih sepenuhnya ke perakitan komponen terpisah (complete-knockdown assembly) untuk model-model tertentu dan mengekspor komponen yang diproduksi secara lokal untuk menghasilkan devisa. Hal itu dilakukan di tengah kondisi kesulitan dengan kekurangan suku cadang dan moral tenaga kerja di tengah sanksi berat yang diberlakukan negara tersebut.




(lua/rgr)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads