Reaksi Gojek Usai Mitra Ojolnya Tewas Dilindas Rantis Brimob

Reaksi Gojek Usai Mitra Ojolnya Tewas Dilindas Rantis Brimob

Septian Farhan Nurhuda - detikOto
Jumat, 29 Agu 2025 12:30 WIB
Gojek meresmikan logo barunya yang melambangkan kekuatan ekosistem Gojek sekaligus apresiasi kepada seluruh pengguna dan mitra Gojek. Peresmian ini dihadiri langsung oleh Founder dan CEO Gojek Nadiem Makarim.
Gojek buka suara soal insiden ojol terlindas rantis Brimob. Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

PT Gojek Tokopedia (GOTO) buka suara soal insiden mitra ojek online (ojol) yang tewas terlindas mobil rantis Brimob di Pejompongan, Jakarta Selatan, Kamis (28/8). Mereka menyampaikan duka mendalam atas kejadian tersebut.

Direktur Public Affair & Communications Goto, Ade Mulya mula-mula membenarkan, korban bernama Affan Kurniawan tersebut merupakan mitra driver-nya. Dia mengaku, pihaknya telah melakukan verifikasi dan investigasi internal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dapat kami sampaikan Affan Kurniawan merupakan mitra driver Gojek. Kami menyampaikan duka cita yang mendalam serta simpati tulus kepada keluarga yang ditinggalkan, juga kepada rekan-rekan mitra driver lain yang turut merasakan kehilangan ini," ujar Ade melalui rilis resmi, dikutip dari CNBC Indonesia, Jumat (29/8).

Mobil Rantis Brimob.Mobil Rantis Brimob. Foto: Doc. Istimewa

Ade memastikan, Gojek akan memberikan bantuan berupa penyediaan ambulans, serta proses autopsi dan visum. Selain itu, pihaknya juga berkomitmen memberikan santunan bagi keluarga korban sebagai bentuk dukungan perusahaan.

ADVERTISEMENT

"Kami berkomitmen untuk terus mendampingi keluarga korban dan memberikan upaya terbaik yang dapat kami lakukan, sembari terus berkoordinasi dengan pihak berwenang terkait penanganan insiden ini. Kami mengimbau seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga situasi agar tetap kondusif dan aman bagi semua," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, insiden ojol terlindas mobil rantis Brimob terekam kamera dan viral di media sosial. Kejadian tersebut membuat korban yang konon masih 21 tahun harus menemui ajalnya.

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah) didampingi keluarga korban pengemudi ojek online yang meninggal terlindas mobil rantis Brimob memberikan  keterangan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, Jumat (29/8/2025). Kapolri menyampaikan permintaan maaf atas insiden pengemudi ojek online yang meninggal akibat dilindas kendaraan rantis Brimob dan akan melakukan evaluasi terkait sejumlah insiden pada Aksi 28 Agustus 2025. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/wpa.Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah) didampingi keluarga korban pengemudi ojek online yang meninggal terlindas mobil rantis Brimob memberikan keterangan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, Jumat (29/8/2025). Kapolri menyampaikan permintaan maaf atas insiden pengemudi ojek online yang meninggal akibat dilindas kendaraan rantis Brimob dan akan melakukan evaluasi terkait sejumlah insiden pada Aksi 28 Agustus 2025. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/wpa. Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menyampaikan permintaan maaf atas peristiwa tersebut. Dia menegaskan, pihaknya telah memerintahkan jajarannya untuk segera mengambil langkah penanganan.

"Saya sangat menyesali terhadap insiden yang terjadi, dan mohon maaf sebesar-besarnya atas peristiwa ini," kata Sigit.




(sfn/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads