ADVERTISEMENT

Pertalite Terasa Boros Setelah Harga Naik? Makanya Jangan Beli di Eceran

Tim detikOto - detikOto
Kamis, 22 Sep 2022 08:16 WIB
Pertalite Jadi Buruan di Parung Panjang
Membeli Pertalite secara eceran bisa memengaruhi kualitas, termasuk terasa lebih boros karena penguapan yang tinggi lantaran tak disimpan ditempat yang sesuai standar (Acmad Dwi Afiryadi/detikcom)
Jakarta -

Viral Pertalite disebut kini lebih boros ketika dipakai setelah harganya mengalami kenaikan. Pertamina menyebut lokasi penyimpanan Pertalite memang bisa memengaruhi volume bahan bakar bersubsidi tersebut. Karenanya, beli bensin eceran tidak disarankan.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting mengatakan kalau cara menyimpan bahan bakar akan sangat memengaruhi boros atau tidaknya saat dipakai. Membeli BBM pada lokasi yang tak resmi dipastikan tidak memenuhi standar dalam hal penyimpanannya.

Bensin disebutnya bisa menguap dengan lebih cepat jika tidak disimpan pada tempat yang sesuai standar. Inilah yang bisa membuat Pertalite menjadi terasa lebih boros saat dipakai.

Infografis rincian harga Pertalite, Pertamax naikInfografis rincian harga Pertalite, Pertamax naik Foto: Infografis detikcom/Ahmad Fauzan Kamil

"Adapun penguapan dapat berubah lebih cepat jika temperatur penyimpanan meningkat. Secara spesifikasi, batasan maksimum untuk penguapan (atau yang biasa dikenal dengan istilah destilasi) Pertalite adalah 10%, dibatasi maksimal 74 derajat Celsius. Secara umum produk Pertalite ada di suhu 50 derajat Celcius. Artinya, pada saat tempertur 50 derajat Celsius, Pertalite sudah bisa menguap hingga 10%. Semakin tinggi temperatur, maka akan semakin tinggi tingkat penguapannya," kata Irto.

Untuk itu Irto menyampaikan setiap pengendara harus melakukan pengisian bahan bakar minyak di SPBU dan pertashop, agar kualitas bahan bakar tetap terjamin.

"Melalui lembaga penyalur resmi (SPBU dan Pertashop), Pertamina berkomitmen untuk menyalurkan produk-produk BBM berkualitas sesuai dengan spesifikasi. Melalui control kualitas, produk yang tidak sesuai spesifikasi tidak akan disalurkan ke lembaga penyalur," Irto menjelaskan.

"Pertamina menghimbau agar konsumen melakukan pembelian BBM di lembaga penyalur resmi, seperti SPBU dan Pertashop, agar produk BBM yang didapatkan terjamin kualitas dan keamanannya," tambah Irto dalam perbincangan dengan detikOto.



Simak Video "Sudah Jalan 2 Bulan, Berapa Banyak Masyarakat yang Daftar MyPertamina?"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT