Kasihan... Gegara Ambulans 'Bodong' Ugal-ugalan, Ambulans Asli Bisa Kena Getahnya

Ridwan Arifin - detikOto
Selasa, 10 Mei 2022 17:35 WIB
Ambulans berlogo Parta Golkar yang angkut wisatawan di Puncak, Bogor.
Ambulans dipakai buat angkut wisatawan (Foto: Tangkapan layar video)
Jakarta -

Setop menyalahgunakan ambulans, sebab kendaraan ini seharusnya untuk mengangkut orang yang membutuhkan pertolongan medis. Penggunaan selain untuk keperluan tersebut tentu tidak dibenarkan.

Baru-baru ini ambulans kembali disalahgunakan, bukannya untuk mengangkut pasien malah membawa wisatawan menuju ke arah Puncak, Jawa Barat. Parahnya lagi digunakan untuk menerobos one way. Ada dua ambulans yang meminta prioritas dengan melawan arah.

Dua mobil ambulans itu ditilang di kawasan Puncak, Bogor, pada Sabtu (7/5/2022). Keduanya yaitu ambulans bernopol B-2005-GL dan ambulans berlogo Golkar bernopol B-1070-KIX.

Menurut Pemerhati Masalah Transportasi dan Hukum, Budiyanto, peristiwa ambulans itu tak akan terjadi jika sopir mengerti tentang tugas.

"Hal ini sebenarnya tidak perlu terjadi apabila para pengemudi disiplin dalam berlalu lintas, dan menggunakan fasilitas tersebut saat betul-betul sedang melaksanakan tugas," ujar Budiyanto, Selasa (10/5/2022).

Di sisi lain, efek dari peristiwa ini bisa menggerus kepercayaan pengendara lain terhadap ambulans. Budiyanto mengimbau agar masyarakat tetap memprioritaskan ambulans.

"Dengan adanya kejadian memanipulasi fungsi ambulans, akhirnya menimbulkan ketidakpercayaan, curiga pada ambulans yang benar-benar sedang melaksanakan tugas. Buktinya beberapa kali terjadi pada saat ambulans yang benar-benar melaksanakan tugas ada yang menghalangi tidak memberi prioritas bahkan sampai membuntuti sampai Rumah sakit," jelas Mantan Kasubdit Gakkum Polda Metro Jaya ini.

"Tetap berpikir positif untuk memberi prioritas perjalanan ambulans yang sedang bertugas dengan ciri-ciri menyalakan lampu isyarat dan bunyi sirine. Apabila melihat kecurigaan terhadap kendaraan ambulans segera melapor ke petugas kepolisian terdekat," imbau Budiyanto.



Simak Video "Jip Halangi Ambulans di Klaten Berakhir Salaman"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)