Tiap Hari Kerja Keras Bagai Kuda, Seperti Apa Perawatan Bus AKAP?

Luthfi Anshori - detikOto
Jumat, 03 Des 2021 15:37 WIB
Armada bus PO Rosalia Indah di Kantor Pusat, Palur, Karanganyar
Ilustrasi armada bus AKAP milik PO Rosalia Indah, Karanganyar. Foto: Luthfi Anshori/detikOto
Jakarta -

Bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) bisa dianggap sebagai transportasi darat yang paling capek di antara lainnya. Betapa tidak, bus-bus AKAP, terutama yang melewati tol Trans Jawa secara penuh, biasanya dijadikan armada tektokan atau armada putar balik. Artinya, bus AKAP tersebut beroperasi terus menerus tanpa henti setiap harinya, selama 24 jam. Lalu cara merawatnya gimana ya?

Seperti diungkap Direktur PT Rosalia Indah Transport FX. Adimas Rosdian Bbuscom, masing-masing bus AKAP memiliki prosedur perawatannya tersendiri tergantung jauh pendeknya rute yang dilayani bus AKAP tersebut. Contohnya seperti PO Rosalia Indah, memiliki aturan khusus dalam merawat armadanya.

"Misal untuk (armada AKAP) Solo-Jakarta itu sekitar 6.000-7.000 km sudah harus masuk (garasi) untuk perawatan. Kalau menggunakan hitungan waktu, mungkin bisa sampai dengan 7-8 kali PP (Pulang-Pergi)," bilang Adimas kepada detikOto di Karanganyar, Jawa Tengah, belum lama ini.

Menurut Adimas, setiap interval kilometer atau waktu tersebut, bus-bus akan masuk garasi untuk dilakukan perawatan besar. Sementara untuk perawatan atau pengecekan rutin tetap dilakukan setiap hari ketika bus-bus AKAP PO Rosalia Indah masuk ke garasi pusat di Palur, Karanganyar.

Mengenal sistem kerja sopir bus AKAPBus AKAP terus beroperasi selama 24 jam sebagai armada putar balik Foto: Luthfi Anshori/detikOto

"Setiap bus mau jalan juga selalu dilakukan pengecekan, mulai eksterior, interior, dan komponen mesin. Kan sudah elektrik semuanya, jadi tinggal colok saja di komputer, bisa terdeteksi semuanya," sambung Adimas.

Sementara untuk perawatan besar bus AKAP, yang dilakukan adalah pengecekan mesin, kaki-kaki, penggantian oli mesin, termasuk penggantian beberapa komponen lainnya jika memang perlu diganti.

(lua/rgr)