Mengenal AV8 Gempita, Panser Canggih Malaysia Hasil Kerjasama dengan Turki

Tim detikcom - detikOto
Kamis, 09 Sep 2021 12:34 WIB
Panser Malaysia DefTech AV8 Gempita
Foto: DRB-HICOM. Panser Malaysia DefTech AV8 Gempita.
Jakarta -

Pemerintah Malaysia dikabarkan mengadakan tender terbuka untuk pengadaan kendaraan lapis baja 6x6 Angkatan Darat Malaysia. Tentara Malaysia bakal mengganti panser Sibmas 6×6 buatan Belgia dan Condor 4×4 buatan Jerman yang sudah dimakan usia. Malaysia sendiri sebenarnya masih memiliki lini kendaraan lapis baja terbaru bernama DefTech AV8 Gempita. Panser 8x8 itu merupakan hasil kerja sama dengan Turki. Seperti apa spesifikasinya ya?

AV8 Gempita diterima Angkatan Darat Malaysia pada 2014, dengan pengiriman pertama sebanyak 12 buah. Panser ini didatangkan oleh perusahaan lokal Malaysia, DRB-Hicom Defense Technologies Sdn. Bhd, yang bekerja sama dengan FNSS Savunma Sistemleri asal Turki.

FNSS Pars 8x8FNSS Pars 8x8 Foto: Dok. FNSS

Menilik spesifikasinya, DefTech AV8 Gempita merupakan panser yang berbasis dari FNSS Pars 8x8. Sebagai kendaraan APC (Armored Personnel Carrier), bagian lambung panser ini terbuat dari material aluminium komposit dan pelindung baja yang memberikan perlindungan bagi awak dari tembakan senjata ringan kaliber 7,62 mm.

AV8 Gempita juga memiliki pelindung tambahan di bagian depan dan samping untuk meningkatkan perlindungan ke STANAG 4569 Level 4, dengan perlindungan terhadap peluru kaliber 14,5 mm.

Dari segi dapur pacu, AV8 Gempita disokong mesin diesel Deutz BFM, yang bisa menghasilkan tenaga maksimal hingga 550 dk serta mampu mencapai top speed 100 km di jalan raya. Saat tangki terisi penuh, panser ini bisa melaju hingga jarak 700 km.

Panser Malaysia DefTech AV8 GempitaPanser Malaysia DefTech AV8 Gempita Foto: DRB-HICOM

Yang menarik lagi, panser ini juga memiliki kemampuan amfibi (berjalan di laut), dengan aplikasi dua propeller water jet dan bilge pump, serta trim-vane untuk memecah ombak. Soal kapasitas, AV8 Gempita bisa mebawa 8-10 pasukan dengan tiga awak.

Bicara persenjataan, panser ini dilengkapi senjata utama Kubah Denel LCT30 15mm atau kubah Sharpshooter 10mm. Sementara untuk senjata pelengkap, ada mesin koaksial FN Herstal MAG 58M 7,62 mm dan 2 misil anti tank ZT3 Ingwe untuk kubah LCT30.

Angkatan Darat Malaysia memesan cukup banyak AV8 Gempita dari Turki. Totalnya sekitar 257 unit yang terdiri dari 12 varian. Nilai kontraknya pun cukup besar, hingga US$ 559 juta (Rp 7,9 triliun). Malaysia juga akan memproduksi panser ini secara lokal sesuai kesepakatan Transfer of Technology (ToT).

(lua/din)