Jalur Puncak Bogor Mulai Uji Coba Ganjil Genap Jumat Besok!

M. Sholihin - detikOto
Kamis, 02 Sep 2021 10:20 WIB
Suasana jalanan Jakarta-Bogor pagi hari ini, hari pertama cuti bersama, terasa ramai lancar. Tiada kemacetan di sepanjang Tol Dalam Kota-Jagorawi.
Ilustrasi jalan tol arah jakarta-Bogor Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Uji coba pemberlakuan ganjil genap di kawasan Puncak Bogor Jawa Barat akan diberlakukan mulai besok Jumat (3/9/2021), sistem ganjil genap ini akan diberlakukan sepanjang hari pada akhir pekan untuk kendaraan dari arah Jakarta menuju kawasan Puncak Bogor.

Dalam pemberitaan detik.com sebelumnya, bisa dipastikan pengujian aturan ganjil genap di kawasan Puncak Bogor Jawa Barat akan diberlakukan selama 24 jam.

"24 jam (uji coba ganjil genap di kawasan Puncak, Bogor Jawa Barat)," jawab singkat Kapolres Bogor AKBP Harun ketika ditanya soal waktu pemberlakuan ganjil genap di kawasan Puncak, Kamis (2/9/2021).

Harun juga memastikan pengujian sistem ganjil genap akan diberlakukan setiap akhir pekan.

"Kita sepakati bahwasannya nanti akan kita lakukan uji coba pelaksanaan ganjil genap pada setiap weekend. Minggu ini akan kita mulai laksanakan pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu. Jadi sementara masih kita lakukan uji coba, sambil kita lihat apa kekurangan dan kelebihannya," ujar Harun.

Suasana jalanan Jakarta-Bogor pagi hari ini, hari pertama cuti bersama, terasa ramai lancar. Tiada kemacetan di sepanjang Tol Dalam Kota-Jagorawi.Ilustrasi suasana jalanan Jakarta-Bogor pagi hari ini, hari pertama cuti bersama, terasa ramai lancar. Tiada kemacetan di sepanjang Tol Dalam Kota-Jagorawi. Foto: Rifkianto Nugroho

"Uji coba akan dilakukan mulai Jumat siang, dan pagi hingga malam pada Sabtu dan Minggu," ucap Harun menambahkan.

Demi memuluskan sistem ganjil genap, Satgas COVID-19 mendirikan 7 titik penyekatan di jalur-jalur menuju kawasan Puncak.Seperti di pintu Tol Ciawi, Simpang Gadog, Rainbow Hills, pos penutupan arus Cibanon, pos penutupan arus Bendungan, dan dua lokasi di kawasan Sentul.

Uji coba sistem ganjil genap merupakan buntut dari membeludaknya wisatawan di kawasan Puncak pekan lalu. Pelonggaran aktivitas mengakibatkan ribuan orang menyerbu kawasan Puncak untuk berwisata.

"Berita macetnya wilayah Puncak memang sampai ke pemerintah pusat, maka pemerintah pusat meminta kami untuk segera mencari solusinya, agar tidak terulang kembali. Ketika ada pelonggaran biasanya masyarakat menganggapnya apapun sudah diperbolehkan, sehingga akhirnya masyarakat ramai-ramai mengunjungi kawasan Puncak," kata Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin dalam keterangannya, Senin (30/8) waktu itu.

"Berdasarkan pengamatan, sebetulnya kemarin masyarakat itu ke kawasan Puncak hanya untuk sekedar mencari udara segar, menikmati pemandangan, tidak ke hotel, atau ke tempat wisata karena tempat wisata masih tutup, dan masih dimonitor oleh Satgas Covid-19," tutur Ade.

Lihat juga video saat 'Penampakan Kemacetan di Jalur Puncak Bogor saat Weekend':

[Gambas:Video 20detik]



(lth/din)