Taksi Terbang di Indonesia Tanpa Pengemudi, Bagaimana Mengendalikannya?

Luthfi Anshori - detikOto
Rabu, 01 Sep 2021 20:07 WIB
Taksi terbang EHang
Tanpa awak pengemudi, gimana cara taksi terbang EHang beroperasi? Foto: Dok. EHang
Jakarta -

Layanan taksi terbang EHang hampir pasti hadir di Indonesia melalui tangan Prestige Image Motorcars. Tak hanya mengusung tenaga listrik, taksi terbang EHang ini juga terbilang canggih karena dioperasikan tanpa awak pengemudi seperti drone. Lalu bagaimana cara mengoperasikannya ya?

Sebagai informasi, taksi terbang EHang merupakan kendaraan udara otonom (autonomous aerial vehicle) kelas penumpang berbasis listrik. Kendaraan ini diproduksi oleh Guangzhou EHang Intelligent Technology Co. Ltd, yang berbasis di China.

Khusus untuk pasar Indonesia, taksi terbang yang dibawa adalah model EHang 216, yang bisa menampung kapasitas dua penumpang, dengan jangkauan jarak tempuh hingga 60 kilometer ketika baterai terisi penuh.

Taksi terbang EHang 216Taksi terbang EHang 216 Foto: Dok. Prestige Image Motorcars

Menurut Presiden Direktur Prestige Image Motorcars, Rudy Salim, taksi EHang 216 dioperasikan tanpa awak pilot yang ikut dalam kendaraan. EHang bakal dioperasikan secara jarak jauh melalui sistem kendali yang berada di darat.

"Betul gak perlu pilot. Kami menyediakan ground pilot," kata Rudy kepada detikOto, Rabu (1/9/2021).

Berdasarkan video penjelasan EHang yang dibagikan Rudy melalui aplikasi WhatsApp, EHang dapat melakukan berbagai fungsi, seperti pariwisata, logistik, kebutuhan medis, dan tentunya transportasi udara.

Sebagai kendaraan tanpa awak pengemudi, EHang akan dioperasikan melalui pusat komando dan kendali AAV (Autonomous Aerial Vehicle) yang berada di darat. Taksi terbang ini menggunakan jaringan 4G/5G sebagai saluran transmisi nirkabel berkecepatan tinggi untuk berkomunikasi dengan lancar dengan pusat komando dan kendali, sehingga memungkinkan kendali jarak jauh pesawat dan transmisi data penerbangan secara real-time.

Taksi terbang EHang 216Taksi terbang EHang 216 Foto: Dok. Prestige Image Motorcars

Menyoal pusat komando dan kendali EHang, klaimnya dilengkapi dengan seperangkat sistem perintah dan kontrol AAV intuitif yang menyediakan lima fungsi inti, yakni pemantauan, pengiriman, pengendalian, peringatan dini, dan manajemen klaster.

Sebagai informasi, EHang 216 memiliki muatan maksimum 220 kg. Kendaraan ini menggunakan daya listrik 100% dan dapat diisi hingga 220v atau 380v dalam 1,5 jam waktu pengisian.

EHang 216 memiliki 16 baling-baling dan 8 lengan yang bisa dilipat, sehingga efektif dan menghemat area parkir karena hanya memakan lahan seluas 5 m². Adapun spesifikasi dimensinya, tinggi 1,77 m dan lebar 5,61 m. EHang 216 diklaim ideal untuk transportasi modern bagi masyarakat perkotaan.

Soal performa, taksi terbang ini diklaim bisa mencapai kecepatan maksimum 130 km/jam. EHang 216 bisa menempuh jarak penerbangan 35 km dengan muatan maksimum hanya dalam waktu 21 menit. Dan ketinggian yang bisa dicapai yakni sekitar 3.000m.

(lua/din)