Perjalanan Jakarta ke Depok atau ke Bekasi Perlu Tunjukkan Kartu Vaksin?

Tim Detikcom - detikOto
Sabtu, 03 Jul 2021 11:43 WIB
Petugas Kepolisian memberhentikan kendaraan yang berplat nomor luar Jabodetabek di Kalimalang, Jakarta Timur, Sabtu (3/7/2021). Pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat petugas melakukan penyekatan kendaraan berplat daerah dan memeriksa identitas penumpang guna mencegah penyebaran wabah COVID-19. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/hp.
Perjalanan di wilayah aglomersi dalam periode PPKM Darurat tak memerlukan kartu vaksin (ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah)
Jakarta -

PPKM Darurat mulai diberlakukan di wilayah Jawa-Bali mulai malam tadi. Pembatasan mobilitas dilakukan di banyak wilayah. Apakah perjalanan dalam wilayah aglomerasi, misalnya Jakarta ke Depok dan Bekasi, perlu menunjukkan kartu vaksin?

Setelah PPKM Darurat diberlakukan, pemerintah mewajibkan pelaku perjalanan membawa kartu vaksin. Kartu vaksin ini paling tidak harus menunjukkan pemilik sudah melakukan vaksinasi tahap pertama.

Aturan tersebut ditetapkan berlaku bagi seluruh moda transportasi darat laut dan udara, termasuk di dalamnya pesawat terbang, kapal laut, kereta, api, dan bus.

Lalu bagaimana dengan perjalanan di wilayah aglomerasi? Apakah perjalanan dari Jakarta ke Depok, Bekasi ke Bogor, atau Tangerang ke Jakarta perlu menunjukkan kartu vaksin?

Ketua Satgas Penanganan COVID-19, Letjen TNI Ganip Warsito, menegaskan perjalanan dalam zona aglomerasi tak membutuhkan kartu vaksin.

"Untuk perjalanan darat, kendaraan-kendaraan pribadi atau umum dalam satu wilayah aglomerasi tidak diwajibkan menunjukkan kartu vaksin atau PCR atau rapid test antigen," ujar Ganip Warsito, Jumat (1/7/2021).

Aturan itu tertuang dalam SE Satgas COVID-19 Nomor 14 Tahun 2021 tentang ketentuan perjalanan orang dalam negeri dalam masa pandemi COVID-19. Demikian dikutip dari detiknews.

Itu artinya kartu vaksin hanya dibutuhkan untuk perjalanan jarak jauh.

Wilayah aglomerasi adalah linkup area kabupaten/kota yang lokasinya berdekatan atau saling menyangga. Salah satu wilayah aglomerasi adalah Jabodetabek.

PPKM Darurat mulai diterapkan pada Sabtu (3/6) hari ini hingga 20 Juli mendatang. Aturan ini ditetapkan pemerintah untuk mengurangi mobilitas warga terkait makin tingginya angka penyebaran virus corona.



Simak Video "Alasan 100 Titik ke Jakarta Disekat Saat PPKM Darurat"
[Gambas:Video 20detik]
(din/din)