Truk Listrik Mercedes-Benz Resmi Diluncurkan, Mampu Melaju 400 Km

Luthfi Anshori - detikOto
Kamis, 01 Jul 2021 10:54 WIB
Truk listrik Mercedes-Benz eActros
Truk listrik Mercedes-Benz eActros. (Daimler Trucks and Buses)
Jakarta -

Pada tanggal 30 Juni 2021 Mercedes-Benz Trucks resmi meluncurkan truk listrik, eActros. Truk listrik ini menggunakan tenaga full baterai dan ditujukan untuk angkutan barang heavy-duty.

"Kita harus mengakui bahwa transportasi adalah bagian dari masalah dalam hal perubahan iklim. Pada saat yang sama, kita bisa dan kita akan menjadi bagian dari solusi. Kami mulai dengan Mercedes-Benz eActros kami yang telah menempuh lebih dari setengah juta kilometer di jalan umum", kata Karin Rådström, Member of the Board of Management di Daimler Truck AG dan bertanggung jawab atas Truk Mercedes-Benz, dalam keterangan resminya.

Rådström yakin truk listrik Mercedes-Benz eActros dapat diterima dengan baik di pasar kendaraan niaga. "eActros adalah langkah besar bagi Mercedes-Benz Trucks dan bagi pelanggan kami untuk menuju transportasi yang netral CO2," sambung Rådström.

Truk listrik Mercedes-Benz eActrosTruk listrik Mercedes-Benz eActros Foto: Daimler Trucks and Buses

Sebagai informasi, Mercedes-Benz Trucks mempresentasikan kendaraan konsep truk angkutan barang heavy-duty daerah perkotaan di IAA 2016 untuk Kendaraan Komersial di Hanover, bekerja sama dengan pelanggan di Jerman dan negara-negara Eropa lainnya. Pengujian sepuluh prototipe eActros dimulai pada tahun 2018.

"Pengembangan eActros difokuskan pada kemitraan dengan pelanggan kami. Dibandingkan dengan prototipenya, beberapa fitur seperti jangkauan, tenaga penggerak, dan keselamatan telah jauh lebih baik dalam model produksi seri", jelas Andreas von Wallfeld, Kepala Pemasaran, Penjualan, dan Layanan di Mercedes-Benz Trucks.

Inti pada teknologi eActros adalah unit penggerak dengan dua motor listrik terintegrasi bersama dengan transmisi dua kecepatan. Kedua motor listrik ini memberikan kenyamanan berkendara. Bergantung pada versinya, eActros mendapatkan dayanya dari tiga atau empat paket baterai masing-masing berkapasitas sekitar 105 kWh. Berkat kapasitas maksimum 420 kWh2, jangkauan truk ini hingga 400 kilometer. eActros dapat diisi hingga 160 kW, saat terhubung ke stasiun pengisian 400A DC, ketiga paket baterai perlu waktu lebih dari 1 jam untuk mengisi daya dari 20 hingga 80 persen.

"Dengan demikian, eActros dilengkapi dengan baik untuk kegiatan sehari-hari dalam transportasi sehubungan dengan ketersediaan dan kinerja," tambah von Wallfeld.

Untuk membantu perusahaan pengangkutan selangkah demi selangkah untuk beralih ke transportasi listrik, Mercedes-Benz Trucks telah memasukkan eActros ke dalam sistem komprehensif yang mencakup konsultasi dan produk jasa untuk pelanggan sehingga pemanfaatan kendaraan bisa digunakan sebaik mungkin, optimalisasi total biaya dan pengaturan infrastruktur pengisian daya. Selain itu, truk listrik ini memiliki digitalisasi dan konektivitas tingkat tinggi.

Dalam generasi terbaru Actros dengan penggerak diesel konvensional, Mercedes-Benz Trucks telah memberikan demonstrasi yang mengesankan tentang standar keselamatan yang dimungkinkan di jalan saat ini, dan apa yang dilakukan pabrikan dalam mengejar visinya tentang berkendara bebas kecelakaan. Dengan eActros, Mercedes-Benz Trucks tidak hanya memperhatikan keselamatan aktif, misalnya dalam bentuk sistem yang dipasang sebagai standar seperti MirrorCam, Sideguard Assist S1R atau Active Brake Assist (ABA) generasi kelima dengan deteksi pejalan kaki, tetapi juga pada tantangan yang terkait dengan kendaraan listrik dan sistem tegangan tinggi.

Mulai musim gugur 2021, model produksi seri ini akan diproduksi di pabrik perakitan truk terbesar Mercedes-Benz Trucks di Wörth am Rhein. Dalam beberapa bulan terakhir persiapan intensif telah dilakukan untuk proses produksi baru di sana, termasuk pembangunan jalur perakitan baru. Pada tahap awal, model produksi seri eActros akan tersedia di Jerman, Austria, Swiss, Italia, Spanyol, Prancis, Belanda, Belgia, Inggris Raya, Denmark, Norwegia, dan Swedia. Pasar selanjutnya akan menyusul.

(lua/din)