PPKM Mikro Diperpanjang Hingga 28 Juni, Ini Kata TransJakarta

M Luthfi Andika - detikOto
Rabu, 16 Jun 2021 21:26 WIB
11 halte TransJakarta bakal ditutup sementara untuk direnovasi. Jadi salah satu halte yang bakal direnovasi, Halte Ragunan koridor 6 masih tampak beroperasi.
Ilustrasi TranJakarta Foto: Dedy Istanto/Detikcom
Jakarta -

PPKM Mikro di Jakarta diperpanjang hingga 28 Juni 2021, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan semua pihak harus waspada untuk mencegah Jakarta masuk ke fase genting COVID-19.

"Lonjakan kasus aktif yang mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa pekan terakhir, membuat seluruh pihak harus ekstra waspada mencegah Ibu Kota masuk ke fase genting pasca libur Hari Raya Idul Fitri. Maka dari itu, perlu intervensi seluruh pihak, sekaligus pihak Pemprov DKI Jakarta melalui Kepgub No. 759 Tahun 2021 dan Ingub No. 39 Tahun 2021 kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro hingga 28 Juni 2021," demikian keterangan dari situs Pemprov DKI Jakarta, di detik.com.

PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) memberi tanggapannya akan hal tersebut kepada detikOto. "Sebagai bagian dari BUMD yang bergerak disektor Transportasi, Transjakarta tentunya siap mendukung kebutuhan transportasi bagi seluruh masyarakat yang tinggal di daerah khusus ibukota DKI Jakarta dan sekitarnya. Setiap kebijakan yang diambil Pemprov DKI tentu harus bisa diantisipasi," ujar Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT TransJakarta, Angelina Betris.

Selain itu Betris juga mengatakan selama pandemi, TransJakarta terus menerapkan prokes yang ketat.

"Kami secara rutin dan berkala membersihkan armada bus dan interiornya menggunakan cairan disinfektan. Menyediakan tanda jarak aman yang terpasang baik di lantai dan dalam bus, menyediakan cairan disenfektan baik di halte dan di dalam bus, dan mengerahkan satgas Covid yang ditujukan untuk mensosialisasikan serta memastikan prokes berjalan sesuai aturan yang berlaku," ucap Betris.

Warga mengantre di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Senin (3/5/2021). Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyediakan layanan bus TransJakarta gratis bagi para penumpang yang tidak bisa naik KRL dari Stasiun Tanah Abang.Warga mengantre di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Senin (3/5/2021). Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyediakan layanan bus TransJakarta gratis bagi para penumpang yang tidak bisa naik KRL dari Stasiun Tanah Abang. Foto: Rifkianto Nugroho

Keseriusan TransJakarta dalam melayani masyarakat DKI Jakarta, lanjut Betris, sudah terbukti dengan merajai beberapa kategori penghargaan dalam ajang BUMN Markeeter Award.

"TransJakarta menyabet 5 (lima) kategori, Best of the Best BUMD, The Most Promising Company in Strategic Marketing, The Most Promising Company in Tactical Marketing, The Most Promising Company in Marketing 3.0, Special Mention CMO BUMD Prestasi. Ini sebagai penegasan atas upaya manajemen TransJakarta dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk terus berinovasi, bertransformasi agar dapat memberikan layanan yang lebih baik bagi masyarakat," kata Angelina.

"Dengan ini Transjakarta akan terus berupaya dan konsisten dalam menciptakan layanan transportasi yang terintegrasi yang berkelanjutan menuju Intelegent Transport Company, tidak hanya secara fisik tapi juga sistem digital pembayaran, dan konektivitas ke pihak yang bekerjasama dengan Transjakarta, MRT dan LRT dalam kerangka sistem transportasi terintegrasi Jak Lingko," katanya.



Simak Video "Kasus Covid-19 Meningkat, Kendari Berlakukan PPKM Mikro!"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)