Sabtu, 26 Sep 2020 19:38 WIB

Diduga Hasil Cuci Uang, Puluhan Mobil Mewah Disita

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Palembang, Sumatera Selatan, melelang mobil mewah hasil penyelundupan jenis Ferrari 458 Speciale produksi Italia dengan nilai lelang Rp 10 miliar. Ilustrasi mobil mewah (Raja Adil Siregar/detikOto)
Jakarta -

Kepolisian Irlandia menyita puluhan mobil senilai lebih dari 2 juta euro (Rp 34 miliar). Kendaraan itu disita dalam operasi yang menargetkan kelompok kejahatan internasional yang dicurigai melakukan pencucian uang melalui dealer mobil.

Dilansir Independent, serangkaian penggerebekan dilakukan bersama dengan polisi Inggris di dealer mobil terkait dengan geng yang diduga terlibat kejahatan dunia maya. Totalnya, lebih dari 80 mobil termasuk mobil mewah seperti Audi, Jaguar, dan Range Rover senilai lebih dari Rp 34 miliar disita.

Pencarian di bawah Operasi Bagana ini dilakukan bersamaan dengan penyelidikan yang dilakukan oleh petugas polisi dari Biro Kejahatan Ekonomi yang melekat pada Polisi West Midlands. Total empat properti hunian serta dua tempat bisnis di Clare dan Tipperary telah digeledah.

Geng internasional tersebut diduga terlibat dalam penipuan dan pencucian uang ilegal melalui bisnis di Irlandia. Penipuan dilakukan oleh seseorang yang mengaku mewakili organisasi yang dibayar secara teratur melalui biaya keanggotaan atau langganan, dan meminta agar mandat transfer bank diubah.

"Operasi pencarian ini adalah contoh kerja sama yang sedang berlangsung antara Biro Aset Kriminal, An Garda Síochána (Kepolisian Irlandia) dan Kepolisian Inggris dalam penyelidikan Grup Kriminal Terorganisir Internasional. Kegiatan kami adalah untuk memajukan misi CAB (Criminal Assets Burea) 'untuk menyangkal dan menghilangkan'," kata Chief Bureau Officer, Detective Chief Superintendent Michael Gubbins.

Tak mau kalah, Kepolisian West Midlands menyita 90 kendaraan dan menangkap empat orang, seperti dilansir Carscoops.

Dilaporkan, geng tersebut mencuri uang dari bisnis di Inggris melalui peniruan identitas CEO dan penipuan pengalihan faktur. Mereka kemudian menggunakan mobil untuk mencuci keuntungan ilegal mereka. Seperti yang dijelaskan dalam publikasi, grup tersebut akan membeli mobil di Inggris dan kemudian membawanya ke Irlandia untuk dijual melalui dealer mobil yang bertindak sebagai garda terdepan untuk operasi pencucian uang.



Simak Video "Jaksa Pinangki Juga Dijerat Pasal Pencucian Uang!"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com