Selasa, 15 Sep 2020 12:43 WIB

Lewis Hamilton Ogah Nyalakan Mesin Supercar-nya Lagi, Kenapa?

Rizki Pratama - detikOto
Formula One F1 - Monaco Grand Prix - Circuit de Monaco, Monte Carlo, Monaco - May 26, 2019   Mercedes Lewis Hamilton celebrates winning the Monaco Grand Prix after the race   REUTERS/Benoit Tessier Lewis Hamilton ikut kurangi emisi karbon di jalanan. Foto: Benoit Tessier/Reuters
Jakarta -

Juara dunia enam kali balapan Formula 1, Lewis Hamilton memiliki koleksi supercar bernilai jutaan dolar. Akan tetapi pebalap kelahiran Inggris itu menyatakan tidak akan lagi mengendarai mobil-mobil eksotisnya itu.

Pasalnya Hamilton sudah berkomitmen pada dirinya sendiri untuk turut serta mengurangi emisi karbon terlepas dirinya masih menjadi atlet balap mobil yang membuang banyak bahan bakar fosil.

"Ini sulit karena ada orang yang berkata seperti ini 'ya, Anda sendiri pebalap mobil Formula 1 setiap akhir pekan'. Beberapa di antaranya menceramahi karena tidak semua orang tahu jejak yang dimiliki olahraga kami dan apa yang kami lakukan dalam upaya untuk meningkatkannya. Tetapi saya membuat banyak perubahan dalam kehidupan pribadi saya," ujar Hamilton.

Bukan berarti Hamilton tak lagi mengemudi mobil dalam bepergian setiap harinya. Ia kini mengandalkan mobil listrik dari Mercedes-Benz untuk mobilitasnya di luar profesi sebagai pebalap.

"Saya tidak lagi mengendarai mobil yang saya miliki. Saya hanya mengemudikan (Mercedes-Benz) EQC saya," ungkapnya.

Tidak sampai di situ, Hamilton juga telah menjual jet pribadinya. Bahkan kendaraan jemputannya dari bandara harus menggunakan kendaraan listrik.

Menurut laporan media, Hamilton memiliki Ferrari LaFerrari, Pagani Zonda, McLaren P1 dan 1960s Shelby Cobra di antara koleksi mobil lainnya. Mobil-mobil tersebut bukan mobil sembarangan dan menghasilkan emisi karbon yang tidak sedikit jika dinyalakan.

Hamilton juga mencoba meninggalkan jejak bebas emisinya dalam balapan Off Road. Ia menjadi salah satu pemilik tim balap off road bertenaga listrik yang akan diselenggarakan tahun depan.



Simak Video "Momen Dramatis Hamilton Juara dengan Ban Pecah"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com