Rabu, 08 Jul 2020 06:38 WIB

Toyota Punya Layanan Gonta-ganti Mobil Bisa Pesan Pelat Ganjil-Genap

Ridwan Arifin - detikOto
Salah satu diler mobil Toyota di Indonesia, Auto2000 meresmikan diler di kawasan bintang Jakarta, Jalan Sudirman. Diler ini boleh jadi merupakan yang termewah di Indonesia. Ilustrasi dealer Toyota Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Toyota melihat tren mobilitas kian berubah arah. Salah satunya kepemilikan mobil. Kini pabrikan asal Jepang ini punya opsi bagi yang suka gonta-ganti mobil tanpa harus memiliki, yakni Kinto One.

"Sangat jelas, terjadi pergeseran antara ownership menjadi usership, semakin banyak masyarakat istilahnya menggunakan kendaraan tapi tidak ingin memiliki," ujar Vice President PT Toyota Astra-Motor Henry Tanoto saat diskusi virtual, Selasa (7/7/2020).

Lebih lanjut, ini menjadi layanan baru bagi masyarakat Indonesia. Henry mengatakan satu hal yang mutlak ditawarkan ialah hassle of free. Pemilik tak lagi direpotkan dengan pajak, asuransi, hingga perawatan mobil.

"Saat ini memang kelihatan fleksibilitas belum terlihat, baru hassle of free-nya saja. Tapi sebenarnya kalau kita lihat di Jepang sudah cukup fleksibel. Ada kendaraan luxury setiap 6 bulan bisa ganti kendaraan, jadi ini rasanya ke depan kalau diterima masyarakat dengan baik, rasanya kita juga menjadi cikal bakal layanan langganan mobil yang lebih fleksibel," jelas Henry.

Melalui layanan Kinto, seseorang akan dapat menggunakan sebuah kendaraan secara eksklusif selama 3 tahun dengan membayar setiap bulan secara tetap (fixed) dalam jumlah tertentu sesuai dengan paket yang diinginkan. Setelah menyelesaikan masa yang disepakati, pengguna dapat bebas menyudahi kontrak atau mengganti dengan kendaraan yang baru.

Lebih lanjut, Presiden Direktur PT Toyota Astra Financial Services Agus Prayitno menyebut konsumen juga bisa memilih pelat nomor ganjil atau pun genap.

"Kalau untuk (pelat) ganjil-genap bisa, nanti direquest, karena KINTO saat ini masih mobil baru, karena waktu pesan ke kami, kami pesan ke dealer Toyota, nanti kalau mau ini (pelat) bisa untuk ganjil-genapnya," terang Agus.

Meski demikian, layanan yang diluncurkan sejak akhir tahun lalu itu belum banyak menggaet konsumen di Indonesia.

"Sudah 70 unit, selama dari Oktober tahun lalu sampai saat ini." terang Agus.



Simak Video "Alasan Toyota Recall Mobil Innova dan Fortuner"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com