Selasa, 07 Jul 2020 14:42 WIB

Swiss Melarang Warganya Naik Motor karena Ini

Rizki Pratama - detikOto
Otographics Larangan Sepeda Motor di Jalan Protokol Larangan menggunakan motor di Swiss. Foto: Mindra Purnomo
Jakarta -

Pemerintah Swiss akan melarang sepeda motor beroperasi di sejumlah jalannya. Keputusan ini diambil mengikuti Austria yang baru saja beberapa Minggu lalu juga melarang sepeda motor di jalan-jalan tertentu.

Putusan itu, diajukan oleh anggota partai politik setempat, Gabriela Suter. Dalam ajuannya itu lebih jelasnya motor yang dilarang adalah motor yang menghasilkan suara lebih dari 95 db.

"Tyrol (Kota di Austria) adalah contoh, motor yang kebisingannya melebihi 95 desibel saat mesin menyala dan dalam keadaan diam akan dilarang pada rute perjalanan populer mulai 10 Juni 2020," kata Suter.

Suter menambahkan aturan ini juga merupakan respon terhadap keresahan masyarakat. Hampir setiap pekan di musim panas pengguna motor dengan kecepatan tinggi melonjak tajam dan mengganggu ketenangan warga di pengunungan Alpen.

"Khususnya pada akhir pekan musim panas, ledakan lalu lintas sepeda motor dengan berkecepatan tinggi saat proses akselerasi dan pengereman mengganggu ketenangan di Pegunungan Alpen. Larangan mengemudi ini berdasarkan kebisingan untuk pertama kalinya di Tyrol harus mengarah pada kelegaan yang nyata bagi manusia dan alam," jelas Suter

"Di Swiss juga, sepeda motor yang terlalu panas adalah gangguan besar, terutama pada jalur gunung yang populer di Prealps dan Alpen, tetapi juga di dataran tinggi Swiss. Kebisingan sangat mengganggu orang dan alam. Berbagai proposal di Parlemen sejauh ini gagal karena argumen bahwa tingkat kebisingan harus mematuhi arahan UE agar tidak membahayakan perjanjian transportasi darat dengan UE. Karena larangan mengemudi di Tyrol jelas dimungkinkan sesuai dengan UE, sepeda motor dengan tingkat suara lebih dari 95 dB juga tidak boleh lagi dikendarai di Swiss," papar Suter.

Rencana aturan itu jelas mendapat kritik dari komunitas sepeda motor Swiss. Salah satu anggota komunitas, Walter Wobmann yang juga merupakan presiden pusat Federasi Pengendara Sepeda Motor di Swiss, menyerukan agar pengendara sepeda motor untuk 'berdiri bersama' menentang rencana tersebut.

"Kita semua harus melawan. Setiap orang yang tertarik pada hobi sepeda motor harus berdiri bersama di semua batas partai. Bagaimanapun, aku akan bertarung dengan sekuat tenaga. Jika semua orang berdiri bersama, kita bisa menang. Waktu berikutnya akan menentukan! Anda benar-benar kalah hanya jika Anda tidak bertarung. Itu prinsip saya," ujar Wobmann.



Simak Video "Video Detik-detik Tabrakan Motor dari Arah Berlawanan di Bali"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com