Jumat, 03 Jul 2020 07:09 WIB

Saat Jalanan Layang di Jepang Dihantam Gempa 7,1 Skala Richter

Rizki Pratama - detikOto
Jalan layang ambruk karena gempa bumi. Jalan layang ambruk. Foto: Instagram: @we_are_engineers__
Jakarta -

Bencana alam seperti gempa bumi hampir belum pernah dapat diprediksi secara presisi dampak dan kerusakannya oleh manusia apalagi dihindari. Bahkan negara Jepang yang sudah sering digoyang gempa tetap mengalami kerugian ketika bencana terjadi, meski memang negara tersebut sangat siap menanggapinya.

Walaupun begitu tak dapat menutup mata bagaimana mengerikannya kerusakan yang diakibatkan gempa pada Jepang. Salah satunya yang tak dapat dilupakan adalah gempa 7,2 skala richter yang terjadi pada tahun 1995.

Dilihat di akun Instagram @we_are_engineers__ sebuah jalan layang roboh dan meninmpa sekitarnya. Dalam foto itu terlihat tiang penyangga jalan tampaknya tak kuat hingga hamparan jalan layang tumbang.

"Ini yang terjadi pada jalan layang ketika gempa berskala 7,2 richter terjadi. Gempa bumi menghancurkan kota Kobe, Jepang. 6.000 orang lebih meninggal dunia. Metode untuk menghindari tumbangnya tiang?" tulis keterangan teks yang menyertai unggahan foto tersebut.

Seperti diketahui di Indonesia tepatnya di Jakarta sudah ada beberapa jalan layang. Terbaru bahkan jalan layang terpanjang yang adai Indonesia membentang sepanjang 36,4 km, yaitu tol layang Japek.

Uniknya lagi tiang penyangga tol layang Japek dibuat tidak sama tinggi sehingga jalan terkesan menjadi bergelombang. Perbedaan tinggi tiang ini dikatakan untuk menyesuaikan dengan kondisi di bawah yang diisi pemukiman dan berbagai bangunan dengan tinggi berbeda.

Sejauh ini belum ada kasus gempa yang benar-benar besar di Indonesia hingga menyebabkan kerusakan jalan layang seperti di Jepang. Semoga saja segala risiko buruk jika gempa terjadi dapat diminimalisasi.

[Gambas:Instagram]





Simak Video "Jalan Layang di Italia Runtuh Usai Diterjang Banjir "
[Gambas:Video 20detik]
(rip/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com