Kamis, 02 Jul 2020 08:17 WIB

PSBB Transisi Dilanjutkan, Cek Aturan Berkendaranya

Tim detikcom - detikOto
Memasuki masa transisi PSBB pekan kedua, perkantoran di Jakarta mulai dibuka, Senin (8//6/2020). Arus lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman terpantau padat. Kendaraan di Jakarta saat PSBB transisi. Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta memutuskan memperpanjang masa penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi selama dua pekan ke depan. Begini aturan berkendara selama PSBB transisi.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengeluarkan Peraturan Gubernur Nomor 51 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman, dan Produktif. Di dalamnya ada beberapa kebijakan terkait penggunaan kendaraan bermotor.

Pengendalian kapasitas angkut bagi penggunaan moda transportasi untuk pergerakan orang dan/atau barang dilakukan melalui penerapan batas kapasitas angkut. Di antaranya adalah:

a. kapasitas angkut mobil penumpang perseorangan paling banyak untuk 2 (dua) orang per baris kursi, kecuali dengan penumpang berdomisili di alamat yang sama;
b. kapasitas angkut mobil penumpang/bus umum, angkutan perairan, angkutan perkeretaapian paling banyak 50% (lima puluh persen) dari kapasitas angkut; dan
c. kapasitas angkut penumpang pada mobil barang paling banyak untuk 2 (dua) orang per baris kursi.

Sepeda motor maupun mobil bisa mengangkut penumpang sesuai kapasitas maksimal kendaraannya selama PSBB transisi. Asalkan, dalam satu kendaraan penumpangnya adalah satu keluarga dengan domisili yang sama. Misalnya, suami-istri berboncengan sepeda motor, atau bapak dengan anak, atau ibu dengan anak dan sebagainya.

Arus lalu lintas di Jakarta mulai ramai memasuki masa transisi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pekan kedua, Senin (8/6/2020). Pantauan detikcom, Senin (8/6/2020) sekitar pukul 08.30 WIB, kemacetan terjadi di TB Simatupang Lebak Bulus mengarah ke Bundaran Pondok Indah.Lalu lintas Jakarta saat PSBB transisi. Foto: Ari Saputra

Dalam Pasal 22 peraturan tersebut, pengguna kendaraan bermotor wajib menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah COVID-19. "Selama Masa Transisi dilakukan penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 terhadap semua jenis sarana transportasi yang digunakan untuk mengangkut orang dan/ atau barang," tulis peraturan tersebut.

Dijelaskan lebih lanjut, setidaknya ada empat hal yang harus dilakukan pengguna kendaraan pribadi baik mobil maupun sepeda motor. Di antaranya adalah:

1. selalu menggunakan masker;
2. mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelah menggunakan kendaraan;
3. membersihkan kendaraan sebelum dan/atau setelah dioperasikan; dan
4. tidak berkendara jika sedang mengalami suhu tubuh di atas normal atau dalam keadaan sakit.

Halaman Selanjutnya: Pemberlakuan Ganjil-Genap

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Ada 258 Kasus Baru di Jakarta Jelang Berakhirnya PSBB Transisi"
[Gambas:Video 20detik]
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com