Kamis, 18 Jun 2020 14:25 WIB

Bagaimana Hadapi Pengendara Arogan di Jalan?

Rizki Pratama - detikOto
Demi hindari macet dan pangkas waktu tempuh para pemotor nekat lintasi trotoar. Salah satu trotoar di kawasan Daan Mogot jadi target pembajakan pemotor nakal. Motor lewat trotoar. Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Hampir setiap orang pernah menemui pengendara yang suka seenaknya di jalanan atau bersikap arogan. Gelagat berlebihan itu tak jarang mengganggu dan merampas hak-hak sesama pengguna jalanan.

Dalam beberapa kesempatan sikap arogan pun berujung pada kecelakaan lalu lintas. Lebih menyebalkan lagi pengendara itu tetap merasa benar atau tidak mau disalahkan ketika diminta pertanggungjawabannya.

Jika anda bertanya bagaimana menyikapi pengendara seperti ini, praktisi Safety dan Defensive Driving, Andry Berlianto punya jawabannya. Menurutnya ketika berada dalam situasi ini ada baiknya tidak ikut terprovokasi. Dengan kata lain, jika ikut tersulut emosi, maka sikap arogan juga sudah mengendalikan diri anda.

"Ini coba saya masukan ke kategori respect dan observe. Jadi tahu kapan memberikan rasa hormat ke pengendara lain, sayangnya ketika menghadapi pengendara arogan hati-hati bisa sama-sama arogan, lebih baik jauhi aja," tanggap Andry dalam sebuah diskusi virtual, Kamis (18/6/2020).

Sikap arogan ini sering kali muncul ketika orang berkendara secara rombongan. Bisa saja satu atau beberapa orang yang berada dalam rombongan memanfaatkan kesempatan itu untuk menunjukkan dominasinya.

"Misal ada rombongan di belakang lihat spion, yang harus kita lakukan menepi saja, jangan libatkan diri dalam masalah. Dalam konteks defensive driving mengalah saja. Secara fakta arogansi bisa timbul otomatis ketika naik motor rombongan seolah-olah punya backup melindungi kita. ketika menghadapinya menepi saja," jelas Andry.

"Kalau ada konfrontasi langsung mungkin ditendang atau diteriakin kita cukup berdamai dengan hati saja, hadapi dengan kepala dingin karena kita tidak menanggapi sesuatu dengan spontan. Kalau sudah kena provokasi kita juga terpancing ya jatunya sama-sama arogan," timpalnya.

Dalam kesempatan itu Andry mengatakan saling menghormati merupakan salah satu poin utama dalam keselamatan berkendara. Menghormati pengguna jalan lain dapat dilakukan dengan sama-sama mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku.



Simak Video "Kapolri Resmikan Indonesia Safety Driving Center di Tangsel"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com