Selasa, 26 Mei 2020 19:17 WIB

Sah! Bos Aston Martin Digantikan Bos Mercedes-Benz

Rizki Pratama - detikOto
SUV Aston Martin DBX Aston Martin resmi ganti bosnya. Foto: Dok. Aston Martin
Jakarta -

Hari ini, Selasa (26/5/2020) Aston Martin secara resmi mengubah pucuk pimpinan perusahaannya. Andy Palmer yang sudah menduduki posisi tertinggi selama 6 tahun kini akan digantikan oleh bos Mercedes-Benz divisi AMG, Tobias Moers.

Palmer mulai hari ini sudah tidak aktif lagi menjabat sebagai Presiden dan Chief Executive Officer Aston Martin. Sementara itu Moers baru mulai aktif di Aston Martin mengisi jabatannya itu pada 1 Agustus 2020.

Sebelum pengumuman ini resmi disampaikan, kabar ini sudah mulai dilansirkan oleh Financial Times. Saat itu Palmer menolak berkomentar dan berkata ia tidak tahu sama sekali mengenai isu itu.

Sebelum Moers mengisi jabatannya itu Wakil Presiden Aston Martin saat ini, Keith Santon akan mengemban tugas sebagai bos. Sebagai pengisi posisi pimpinan di Mercedes-Benz divisi AMG, Phillip Schiemer yang saat ini menahkodai Mercedes-Benz Brazil dipilih.

keputusan merombak pimpinan perusahaan Inggris ini tak lepas dari andil investor baru, yaitu Lawrence Stroll. Menurut Stroll, Moers adalah sosok yang tepat dalam menjalankan strategi baru dari Aston Martin.

"Pemimpin yang tepat untuk Aston Martin ketika kami menerapkan strategi bisnis baru untuk mencapai potensi penuhnya," kata Stroll.

Moers adalah sosok yang berperan penting dalam menumbuhkan merek AMG dan telah memberi keuntungan yang signifikan sebagai salah satu divisi kerja Mercedes. Ia telah bekerja di bawah Daimler selama lebih dari 25 tahun dengan berbagai posisi hingga akhirnya menjadi pimpinan Mercedes-Benz AMG di tahun 2002.

Moers sejak itu memimpin ekspansi besar-besaran Mercedes-AMG, menggandakan lini produknya dan meningkatkan penjualan. Di bawah kepemimpinannya, Mercedes-Benz AMG berhasil menjual menjual 132.000 mobil tahun 2019 lalu.

Stroll mengatakan bahwa pengalaman Moers dalam menumbuhkan Mercedes-AMG akan sangat penting untuk menghidupkan kembali Aston Martin.

"Dia adalah seorang profesional otomotif yang sangat berbakat dan pemimpin bisnis yang terbukti dengan rekam jejak yang kuat selama bertahun-tahun di Daimler. Bersama dengan Daimler kita juga memiliki kemitraan teknis dan komersial yang telah lama dan sukses dan kami harapkan untuk terus berlanjut. Sepanjang karirnya, ia telah memberikan ekspansi produk, memperkuat positioning merek, dan meningkatkan keuntungan," ujar Stroll.



Simak Video "The New GLS, SUV Mercedes Setingkat S-Class"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com