Operasi Ketupat COVID-19 Diperpanjang

Tim detikcom - detikOto
Rabu, 20 Mei 2020 07:22 WIB
Petugas mengarahkan penumpang kendaraan roda empat untuk melakukan pembatasan sosial atau physical distancing di titik pemeriksaan di Gerbang tol Karawang Barat, Karawang, Jawa Barat, Rabu (6/5/2020). Petugas gabungan memperketat akses keluar masuk kendaraan yang akan melewati gerbang tol pada hari pertama pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Karawang. ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar/foc.
Operasi Ketupat COVID-19 diperpanjang. Foto: ANTARA FOTO/Muhamad Ibnu Chazar
Jakarta -

Kepolisian tengah menggelar Operasi Ketupat COVID-19 di tengah pandemi virus Corona. Kini, Operasi Ketupat COVID-19 diperpanjang.

Diberitakan NTMC Polri, operasi kemanusiaan ini direncanakan hanya selama 16 hari. Namun sekarang, diperpanjang masanya menjadi 37 hari.

"Ya, diperpanjang sampai 37 hari, berlaku untuk Polda Metro, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur," terang Kadiv Humas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono.

Menurutnya, dalam operasi ini Polri menyiapkan 56 Pos Penyekatan yang meliputi Polda Metro 18, Jabar 17, Banten 6, Jateng 5, DIY 2, Jatim 8, dengan sasaran prioritas larangan mudik. Untuk mencegah pemudik, Polri mengerahkan personel sebanyak 172.038 orang.

"Dalam operasi ini, kami mengupayakan cara preventif, humanis melalui imbauan, teguran dalam upaya pencegahan mudik," ujarnya.

Seperti diketahui, pemerintah dengan tegas melarang masyarakat untuk mudik. Mereka yang nekat mudik akan diminta putar balik ke daerah asalnya.

Namun, masih banyak masyarakat yang nekat mudik. Hingga akhirnya, lebih dari 40.000 kendaraan yang hendak mudik sudah diminta putar balik.



Simak Video "765 Personel Gabungan Diterjunkan Halau Pemudik di Ciamis"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)