Sabtu, 16 Mei 2020 19:26 WIB

Ferrari Tidak Akan Bikin Supercar Listrik Sebelum Teknologi Elektrifikasi Lebih Maju

Rizki Pratama - detikOto
Ferrari Hybrid bernama SF90 Stradale Mobil hybrid Ferrari Foto: Pool (Motoring)
Jakarta -

Industri otomotif memang tengah mengarah dan mempersiapkan kendaraan masa depan bebas emisi lewat kendaraan listrik. Pastinya elektrifikasi tidak hanya menyentuh segmen penjualan masal saja, bahkan mobil-mobil sport super pun mau tak mau harus ikut arus elektrifikasi ini.

Namun, bagi Ferrari rencana menuju sana tidak secepat dan semudah pabrikan lain yang menjual mobil setiap harinya. Jika akan membuat mobil sport dengan sumber tenaga listrik sepenuhnya, Ferrari masih butuh teknologi mobil listrik yang lebih canggih dari saat ini.

"Begitu teknologi listrik dikembangkan, itu akan memungkinkan kami untuk memproduksi mobil yang sesuai dengan posisi kami. Tapi kuncinya adalah teknologinya. Kita tidak akan hanya membuat Ferrari bertenaga listrik. Jika kita membawa teknologi baru, maka itu harus sesuatu yang baru di pasar. Begitulah cara Ferrari bekerja dengan teknologi baru. Evolusi teknologi baru adalah 100% dalam DNA Ferrari," kata Chief Marketing and Commercial Officer Ferrari, Enrico Galliera dalam sebuah wawancara.

Meski tidak memberikan kepastian rencana mobil listrik Ferrari, Galliera tidak cemas jika disusul pesaingnya. Menurutnya Ferrari punya target sendiri yang mereka capai sesuai dengan citra mereka.

"Ada beberapa pesaing memasuki pasar dengan teknologi baru yang akan kita lihat, tetapi apakah itu akan menjadi masalah bagi Ferrari? Saya kira tidak, karena kami punya target khusus," tambahnya.

Terlepas dari itu Ferrari telah membuktikan iktikadnya menuju elektrifikasi melewati mobil terbarunya berjenis hybrid, yaitu SF90 Stradale. Mobil itu bahkan sampai saat ini merupakan model terbaik Ferrari yang ada di pasaran.

Ferrari SF90 Stradale dibekali mesin V8 yang dipadukan dengan motor listrik. Mobil ini menghasilkan 1.000 hp dan mampu mencapai 100 kpj dari posisi diam dalam waktu 1,8 detik saja.



Simak Video "Ferrari Pastikan 8 Mei Produksi Kembali Berjalan"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com