Sabtu, 16 Mei 2020 16:31 WIB

Momen Lebaran Tahun Ini Tak Sanggup Angkat Penjualan Mobil

Rizki Pratama - detikOto
BMW Indonesia hari ini luncurkan all-new BMW X6, Generasi ketiga dari BMW X6, Jakarta, Jumat (15/5/2020). Penasaran? Lebaran yang sepi untuk penjualan mobil. Foto: Dok. BMW
Jakarta -

Ada beberapa momen yang ditunggu-tunggu oleh penjual dan pembeli mobil setiap tahunnya. Mulai dari pameran otomotif hingga menyambut hari raya Idul Fitri, karena biasanya ada penawaran menarik atau sekedar jadi momen paling pas untuk memiliki kendaraan baru.

Sayangnya momen itu tak berlaku untuk tahun ini akibat pandemi virus Corona. Bahkan penjualan mobil yang terus lesu seiring merebaknya virus ini pun tak mampu diselamatkan oleh momen lebaran tahun 2020.

"Tren penjualan lebaran dibanding tahun lalu jelas menurun jauh karena memang ada keterbatasan PSBB dengan kondisi yang ada kita juga mengerti dan fokus pada inovasi. Penjualan akan jadi buntutnya setelah inovasi tapi yang jelas kita tatap bersemangat untuk kebutuhan customer BMW," Vice President Sales BMW Group Indonesia, Bayu Rianto melalui konferensi video digital, Jumat (15/5/2020).

Menyambung pernyataan Bayu, Director of Communications BMW Group Indonesia, Jodie O'tania mengatakan saat ini penjualan bukanlah fokus utama BMW. Dalam situasi seperti ini ada baiknya menjaga hubungan baik dengan stakeholder dan pelanggan serta terus menyajikan inovasi.

"Bicara penjualan bukan hanya tujuan utama kita. Pasti membangun komunikasi dengan pelanggan dan terkoneksi dengan BMW tanpa harus memaksa penjualan. Kita tidak melihat itu (penjualan) sebagai satu-satunya tujuan. Di online kita membuat lebih kreatif dan bisa bebas melakukan komunikasi yang lebih ekspresif," timpalnya dalam kesempatan yang sama.

Terlepas dari itu, BMW yang sudah mulai berjualan lewat e-commerce mendapatkan raihan positif. Meski belum sebaik penjualan sebelumnya, ada harapan dan tanda bahwa medium penjualan seperti ini dapat berkembang.

"Dari total menyumbang sampai 10-15 persen jadi kenaikan angkanya tidak bisa dibilang besar dan kecil karena baru minggu pertama. Hal ini sebetulnya melebih ekspektasi kita. Kita coba analisa terus kita pertahankan kalau ke depan jadi tren yang baik akan terus melakukan improvement," tutup Bayu.



Simak Video "Awas! Ada 53 Kabupaten/Kota Punya Risiko Kenaikan Kasus Corona Tinggi"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com