Selasa, 28 Apr 2020 03:41 WIB

Tips Beli Mobil Bekas Secara Online

Rizki Pratama - detikOto
mobil bekas Bagaimana membeli mobil bekas online yang aman? Foto: shutterstock
Jakarta -

Tidak hanya mobil baru, mobil bekas kini juga memanfaat saluran online untuk menjajakan jualannya kepada konsumen. Sayangnya mobil bekas tidak sama dengan baru kondisinya dan bahkan setiap mobil bekas memiliki kondisi berbeda dengan lainnya.

tentunya keraguan membeli mobil bekas itu adalah hal wajar bahkan saat dilakukan secara konvensional sekalipun. Lalu bagaimana dengan pembelian mobil bekas secara online yang baik?

"Khusus mobil bekas memang sangat variatif kondisinya. Kita mungkin hanya memberikan informasi mulai dari tipe kendaraannya, harganya, kesesuaian warna dan sebagainya. saya menyarankan sebelum memutuskan untuk membeli mobil motor bekas kita menyarankan memang lihat fisiknya secara langsung," jawab Co Founder & Director Of arista-group.co.id, Ali Hanafiah dalam konferensi video bersama media, Senin (27/4/2020).

Terlepas dari itu setidaknya banyak informasi lain yang dapat digali sebelum membeli mobil bekas online. Ali mengatakan di dealer mobil online-nya dapat memberikan keterangan mengenai durasi garansi mobil bekas yang masih aktif.

"Qalaupun tentunya kita di sini tetap bisa memberikan berbagai macam paket. umpamanya beberapa mobil bekas yang kita jual masih bergaransi, itu bisa di chat dan bertanya apakah mobil yang dipilih masih ada garansi atau tidak serta kondisinya bagaimana," timpalnya.

Ali mengingatkan kepada konsumen untuk tetap melakukan pemeriksaan langsung terhadap pilihan mobil bekas yang akan dibeli. "Tapi tetap kami menyarankan untuk mobil yang sudah tidak ada masa warrantynya paling baik cek fisik. Ini tidak hanya ke kita tapi manapun khusus untuk mobil bekas baiknya begitu," imbuh Ali.

Dealer mobil Arista pun juga menegaskan bahwa informasi terkait kendaraan bekas sudah sesuai apa adanya. Kejujuran ini dikatakan Ali sebagai modal utama mendapatkan pelanggan setia dalam jual beli mobil bekas apalagi secara online.

"Nah, di kita sendiri tentunya kita sebagai perusahaan yang memang punya beberapa brand kita tetap menjaga kualitasnya ini tidak akan menjual mobil di dalam karung. Artinya kita tidak akan menyembunyikan kondisi yang negatif terhadap mobil itu. Itu merupakan salah satu jaminan karena kita ingin sekali pelanggan yang membli mobil bekas di tempat kita Berikutnya akan menjadi pelanggan mobil baru juga dengan kepuasan dan kepercayaannya," pungkasnya.



Simak Video "Rugi US$ 6,2 Miliar, Nissan Tutup Pabriknya di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com