Selasa, 07 Apr 2020 11:45 WIB

Pabrik Otomotif RI Siap Produksi Ventilator untuk Pasien Corona

Ridwan Arifin - detikOto
Virus corona: Tujuh insinyur muda India berupaya ciptakan ventilator murah untuk pasien Covid-19 Ilustrasi ventilator Foto: BBC World
Jakarta -

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan sudah ada pabrikan otomotif anggota Gabungan Asosiasi Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang siap untuk memproduksi alat kesehatan, yakni ventilator.

"Sesuai arahan Bapak Menteri Perindustrian, kami telah meminta pelaku industri otomotif melalui Gaikindo, agar beberapa anggotanya memproduksi ventilator," tutur Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kemenperin Putu Juli Ardika dalam siaran persnya, Selasa (7/4/2020).

Sebagai tahap awal, pabrikan otomotif itu tengah melakukan reverse engineering dengan melakukan kerja sama dari berbagai pihak untuk membuat prototipe ventilator.

"Perusahaan itu juga telah mengidentifikasikan ada beberapa tim di lembaga pendidikan dan penelitian yang sedang bekerja mengembangkan ventilator," ucap Putu.

"Kami memberikan apresiasi kepada pelaku industri yang menyambut baik terhadap upaya kemanusiaan ini. Semoga produksi ventilator nantinya bisa menjadi solusi untuk mempertahankan kinerja sektor otomotif di tengah kondisi sulit sekarang," tambahnya.

Sementara itu Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi mengatakan untuk memproduksi ventilator, pihaknya meminta kepada pemerintah dapat menyediakan rekanan kompeten.

"Kami membutuhkan pendamping khususnya industri yang memiliki pengalaman dan keahlian dalam pembuatan ventilator," ujarnya.

Rekanan tersebut akan membantu mulai dari menjabarkan blueprint terkait teknis pembuatan ventilator, alih teknologi, sampai memodifikasi fasilitas perakitan mobil yang ada saat ini agar dapat digunakan memproduksi ventilator dan menentukan standar bahan baku kepada supplier.

"Kemudian, partner yang sudah berpengalaman itu menentukan standar bahan baku kepada pemasok, kami hanya membantu menjahitkan," ujarnya.

Sementara itu, Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) siap menunggu arahan pemerintah terkait teknis memproduksi ventilator yang dibutuhkan. Ketua Bidang Komersial AISI Sigit Kumala mengatakan, pihaknya yang membawahi lima merek motor di Tanah Air ini butuh gambaran detail melakukan produksi massal ventilator.



Simak Video "Ventilator Diduga Jadi Pemicu Kebakaran RS di Rusia"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com