Pemerintah mengimbau masyarakat menjaga jarak secara fisik (physical distancing), untuk mencegah penyebaran corona. Dalam kondisi tidak bergerak atau ketika berada di transportasi publik, menjaga jarak antara 1-2 meter, mungkin mudah dilakukan. Tapi di sistem transportasi ojek, hal itu jelas mustahil.
Benarkah demikian?
Sebuah unggahan video di akun instagram @dramaojol.id, memperlihatkan pengemudi ojek online (ojol) membawa penumpang dengan cara yang tidak lazim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak lazim karena penumpang tidak duduk di jok motor. Melainkan duduk di sebuah kursi beroda, yang ujungnya mengikat ke behel motor. Walhasil posisi pengemudi dan penumpang berjarak cukup jauh.
Belum jelas apakah 'abang' ojol tersebut benar-benar sedang menerapkan physical distancing, atau sekadar iseng saja. Namun yang pasti, penumpang di belakang berkendara dengan cara yang tidak safety.
Dengan posisi kaki menghadap ke depan semua, saat motor digunakan bermanuver, penumpang tampak bersusah menahan gaya sentrifugal yang ditimbulkan. Ia tampak memiringkan badan dan memegang bagian bawah kursi.
Seperti biasa, segenap warganet pun memberikan komentar atas postingan tersebut.
"etdahhhh... Aman sih keknya dari ketularan virus mah... Tapi aman gga nih dari tanggul jalanan.... ntar ketemu tanggul yg gedean+lancip dikit eeh dia mental.... kan mayan," kata akun @indahmentariihendriian.
"Cakep bener ide nye," kata akun @hartanto463.
"Kalo gue jadi deivernya gue ajak ngebut tuh terus cornering," canda @ianiping.
Kalau menurut detikers, hal itu kreatif apa keterlaluan?
(lua/din)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi
Mobil Pribadi Isi Pertalite Dibatasi, per Hari Maksimal Rp 500 Ribu